Jersey biru nomor 10 yang dikenakan Pelé pada final Piala Dunia 1958 kembali menarik perhatian karena nilainya diperkirakan melampaui USD6 juta atau sekitar Rp107 miliar. Sotheby’s akan melelang benda itu di New York, Amerika Serikat, pada bulan depan.
Daya tarik jersey ini tidak hanya bertumpu pada status Pelé sebagai legenda. Barang tersebut menyimpan momen ketika seorang pemain berusia 17 tahun memimpin Brasil menaklukkan Swedia 5-2 di partai puncak dan mencetak dua gol.
Bagi dunia sepak bola, final itu punya arti yang sangat besar. Kemenangan tersebut menjadi gelar Piala Dunia pertama bagi Brasil dan sekaligus membuka jalan bagi reputasi Pelé sebagai ikon global.
Penampilan Pelé sepanjang turnamen juga membuat koleksi ini makin bernilai. Ia mencetak enam gol dalam empat pertandingan, sebuah catatan yang menegaskan betapa dominannya performa sang pemain muda saat itu.
Kondisi fisik yang masih terjaga
Selain nilai sejarah, kondisi barang menjadi alasan lain mengapa jersey ini begitu dicari. Brendan Hawkes, Wakil Presiden Strategi Olahraga Sotheby’s, mengatakan bahwa jersey tersebut masih sangat baik meski usianya hampir 70 tahun.
Ia juga menyoroti warna biru yang tetap cerah dan detail kuning Brasil di bagian belakang. Ukurannya pun kecil karena tubuh Pelé saat itu masih ramping dan baru berusia 17 tahun.
Perjalanan panjang dari ruang ganti ke museum
Selepas final, Pelé menyerahkan jersey biru itu kepada rekan sekamarnya, Didi, yang juga merupakan legenda Brasil. Setelah itu, koleksi tersebut berada dalam simpanan keluarga Didi selama bertahun-tahun.
Pada 1993, jersey itu kemudian disumbangkan ke sebuah museum di Brasil. Riwayat penyimpanannya yang panjang membuat barang ini bukan sekadar memorabilia, melainkan juga saksi perjalanan sejarah sepak bola Brasil.
Jejak lelangnya juga ikut mengerek nilai koleksi tersebut. Jersey ini pernah dilelang di London pada 2004 dan saat itu terjual 59 ribu poundsterling.
Masuk jajaran memorabilia elite
Perkiraan harga terbaru membuat jersey Pelé berpotensi menembus kelas tertinggi memorabilia sepak bola. Jika terjual sesuai estimasi, nilainya akan berada di antara koleksi paling bergengsi yang pernah dilepas ke pasar.
Rekor tertinggi saat ini masih dipegang jersey Diego Maradona yang dipakai saat “Gol Tangan Tuhan” di Piala Dunia 1986, dengan nilai USD9,3 juta. Di bawahnya ada enam jersey Lionel Messi dari Piala Dunia 2022 yang terjual USD7,8 juta.
Hawkes menilai item milik Pelé berada pada level yang sama dengan benda-benda paling bergengsi dalam sejarah sepak bola. Warna seragam yang menandai kemenangan Brasil itu juga menyimpan cerita unik, karena Pelé pernah menulis dalam autobiografinya bahwa sebagian rekan setim sempat menganggap jersey biru tersebut membawa sial.
Source: www.medcom.id