Banda Masih Diragukan, Lecce Terpaksa Menyusun Ulang Rencana Hadapi Fiorentina

Seluruh perhatian Lecce menjelang laga melawan Fiorentina kini tertuju pada satu nama: Lameck Banda. Kondisi winger asal Zambia itu akan sangat memengaruhi cara Eusebio Di Francesco merancang tim, terutama karena opsi di sisi lapangan sedang menipis.

Situasi ini membuat Lecce menghadapi pekan yang tidak nyaman. Di tengah upaya menjauh dari zona degradasi, klub justru harus menunggu kepastian dari pemain yang punya kemampuan penting dalam duel satu lawan satu dan bisa membuka ruang di area sayap.

Banda masih jadi tanda tanya

Banda belum berada dalam kondisi yang benar-benar aman untuk dimainkan. Pada Sabtu, ia masih menjalani latihan terpisah, sehingga statusnya untuk pertandingan berikutnya belum bisa dipastikan.

Bagi Di Francesco, absennya Banda bukan sekadar kehilangan satu pemain serang. Tanpa kehadirannya, Lecce berisiko kehilangan variasi utama dalam membongkar pertahanan lawan dari sisi lapangan.

Pilihan di sayap makin sempit

Masalah Lecce tidak berhenti pada Banda. Riccardo Sottil juga masih menepi karena lombosciatalgia, sehingga stok pemain sayap murni semakin terbatas.

Jika keduanya sama-sama tidak tersedia, Di Francesco praktis hanya memiliki Santiago Pierotti dan Konan N’Dri sebagai opsi yang tersisa. Pierotti baru kembali berlatih bersama tim pada Jumat setelah sempat mengalami gangguan fisik, sedangkan N’Dri sejauh ini lebih sering masuk dari bangku cadangan dan belum pernah tampil sebagai starter pada musim ini.

Kondisi itu membuat staf pelatih harus memikirkan skenario yang lebih fleksibel. Dalam situasi seperti ini, Lecce tidak punya banyak ruang untuk memilih pendekatan ideal di sektor sayap.

Opsi darurat mulai dipertimbangkan

Salah satu kemungkinan yang dipantau adalah mendorong Corrie Ndaba lebih maju dari posisi bek sayap. Langkah tersebut bisa memberi tambahan tenaga di sisi lapangan, meski tetap bukan solusi yang paling diinginkan.

Alternatif lain adalah menempatkan gelandang di area sayap bila Banda benar-benar tidak bisa turun. Opsi semacam itu menunjukkan betapa terbatasnya komposisi Lecce untuk menghadapi Fiorentina di Stadion Via del Mare.

Masalah cedera ikut mengurangi kedalaman skuad

Krisis di lini sayap terjadi bersamaan dengan kabar tidak sedap dari area lain. Sadik Fofana mengalami lesion ligamen kolateral medial pada lutut kiri dan harus menepi.

Daftar pemain yang masih menjalani pemulihan juga belum pendek. Filiph Marcwinski, Medon Berisha, dan Kialonda Gaspar masih berada dalam proses terapi, sehingga kedalaman skuad Lecce ikut tergerus.

Di tengah situasi tersebut, ada sedikit kabar positif. Antonino Gallo dan Omri Gandelman sudah kembali fit dan siap membantu tim bila dibutuhkan.

Rencana susunan tim masih menunggu latihan terakhir

Di bawah mistar, Wladimiro Falcone diperkirakan tetap menjadi pilihan utama. Ia kemungkinan akan dilindungi oleh Danilo Veiga, Tiago Gabriel, Jamil Siebert, dan Gallo di lini belakang.

Di lini tengah, Ylber Ramadani hampir pasti mengisi peran jangkar. Ia berpeluang ditemani Lassana Coulibaly atau Oumar Ngom untuk menjaga keseimbangan permainan dan meredam tekanan Fiorentina.

Persaingan di lini depan juga belum selesai. Nikola Stulic dan Walid Cheddira masih bersaing untuk mengisi posisi ujung tombak, sementara keputusan paling menentukan tetap bergantung pada sesi latihan terakhir pada Minggu pagi, terutama untuk memastikan apakah Banda bisa turun sejak awal atau kembali absen.

Exit mobile version