Awal Pekan Sempat Goyah, Perak Antam Tembus Rp 51.700 Per Gram di Akhir Sepekan

Kenaikan harga perak Antam selama 4–9 Mei 2026 tidak terjadi secara mulus, tetapi justru menonjol karena akselerasi paling kuat muncul di bagian akhir periode. Dalam enam hari pengamatan, harga naik dari Rp 47.450 per gram menjadi Rp 51.700 per gram, atau bertambah Rp 4.250 per gram setara sekitar 8,96 persen.

Pergerakan itu menunjukkan pasar masih memiliki minat yang kuat meski arah harga sempat berubah-ubah. Data dari laman Logam Mulia memperlihatkan bahwa penguatan baru benar-benar mengeras setelah pertengahan pekan, ketika lonjakan harian mulai muncul lebih besar.

Awal pekan masih rapuh

Sesi awal masih diwarnai fluktuasi. Pada Senin, harga perak Antam naik tipis Rp 150 dan berada di level Rp 47.450 per gram, lalu sehari kemudian terkoreksi Rp 450 menjadi Rp 47.000 per gram.

Pelemahan pada Selasa itu tidak bertahan lama. Pada Rabu, harga kembali bergerak naik Rp 600 dan menyentuh Rp 47.600 per gram, sehingga arah pasar mulai berubah setelah sempat tertekan.

Lonjakan terbesar muncul di bagian akhir

Perubahan paling agresif terjadi pada Kamis saat harga melonjak Rp 950 menjadi Rp 50.100 per gram. Kenaikan ini menjadi titik penting karena menandai penguatan yang lebih solid dibanding hari-hari sebelumnya.

Momentum tersebut berlanjut pada Jumat dengan tambahan Rp 1.000 per gram hingga mencapai Rp 51.100. Setelah itu, Sabtu kembali mencatat kenaikan Rp 600 per gram dan menutup periode di Rp 51.700 per gram.

Hari paling kuat dan koreksi terdalam

Dari seluruh pergerakan sepekan, Jumat menjadi hari dengan kenaikan harian terbesar. Sebaliknya, penurunan paling dalam terjadi pada Selasa ketika harga turun Rp 450 per gram.

Pola itu memperlihatkan bahwa penguatan harga tidak dibangun sejak awal, melainkan mengumpulkan tenaga di penghujung periode. Meski sempat ada koreksi, arah keseluruhan tetap naik kuat sampai penutupan pengamatan.

Urutan harga sepanjang pengamatan

Pada Senin (4/5/2026), harga berada di Rp 47.450 per gram. Keesokan harinya, Selasa (5/5/2026), harga turun ke Rp 47.000 per gram sebelum naik lagi ke Rp 47.600 per gram pada Rabu (6/5/2026).

Setelah itu, Kamis (7/5/2026) membawa lonjakan ke Rp 50.100 per gram, lalu Jumat (8/5/2026) naik lagi menjadi Rp 51.100 per gram. Sabtu (9/5/2026) menjadi penutup dengan harga Rp 51.700 per gram, sekaligus menegaskan penguatan hampir 9 persen dalam sepekan.

Source: www.beritasatu.com

Baca Juga

Back to top button