Arsenal Datang Sebagai Juara, Crystal Palace Masih Mengejar Kemenangan Sebelum Final Eropa

Kemenangan tipis menjadi skenario yang paling masuk akal saat Arsenal bertandang ke Selhurst Park. Status juara Premier League memang sudah aman, tetapi lawan yang mereka hadapi bukan tim tanpa tujuan, karena Crystal Palace juga tengah menata fokus untuk partai besar lain yang menanti.

Situasi itu membuat duel ini tetap menarik meski tidak lagi berpengaruh pada klasemen. Arsenal ingin menjaga ritme sebelum final Liga Champions, sementara Palace memusatkan perhatian pada final UEFA Conference League.

Dua tim datang dengan kepentingan berbeda

Arsenal melangkah ke laga penutup musim dengan euforia yang masih terasa kuat. Gelar Premier League sudah mereka pastikan setelah Manchester City ditahan imbang Bournemouth 1-1 pada pekan ke-37.

Hasil itu membuat tim asuhan Mikel Arteta mengoleksi 82 poin dari 37 laga dan unggul empat angka atas City di posisi kedua. Trofi tersebut juga mengakhiri penantian panjang suporter Arsenal yang sudah 22 tahun menunggu gelar liga.

Meski titel sudah berada di tangan, Arsenal diperkirakan tetap memburu hasil positif. Mereka ingin membawa modal terbaik sebelum menghadapi PSG pada final Liga Champions pekan depan.

Crystal Palace punya agenda lain

Di sisi lain, Crystal Palace datang dengan beban yang berbeda dan relatif lebih ringan di liga. Mereka sudah aman dari ancaman degradasi, sementara peluang menembus zona Eropa juga telah tertutup.

Karena itu, perhatian utama The Eagles kini bergeser ke final UEFA Conference League melawan Rayo Vallecano pada pekan depan. Kondisi tersebut membuat fokus Palace berpotensi terbagi saat harus menghadapi lawan yang sedang berada di puncak kepercayaan diri.

Walau tidak lagi mengejar target di liga, Palace tetap punya alasan untuk tampil kompetitif di kandang sendiri. Laga ini menjadi kesempatan untuk menjaga suasana tim tetap siap sebelum agenda final yang lebih besar.

Perkiraan susunan pemain

Crystal Palace diperkirakan memakai formasi 3-4-2-1 di bawah Oliver Glasner. Walter Benitez berpeluang mengisi gawang, dengan Jaydee Canvot, Chadi Riad, dan Maxence Lacroix menjaga lini belakang.

Daniel Munoz, Jefferson Lerma, Will Hughes, dan Borna Sosa kemungkinan mengisi sektor tengah. Di depan, Ismaila Sarr dan Brennan Johnson diproyeksikan mendukung Jorgen Strand Larsen sebagai ujung tombak.

Arsenal diprediksi turun dengan skema 4-3-3 racikan Mikel Arteta. Kepa Arrizabalaga berpeluang menjadi penjaga gawang, sementara Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel Magalhaes, dan Piero Hincapie mengisi barisan pertahanan.

Martin Odegaard, Martin Zubimendi, dan Myles Lewis-Skelly kemungkinan menjadi penggerak utama di lini tengah. Di sektor serang, Noni Madueke, Gabriel Jesus, dan Gabriel Martinelli disiapkan sebagai tumpuan.

Rekor pertemuan mengarah ke Arsenal

Arsenal juga datang dengan modal yang cukup kuat dari catatan pertemuan terakhir. Dalam lima laga terbaru kontra Palace, The Gunners tampil lebih stabil dan berhasil mengamankan sejumlah hasil positif.

Dua pertemuan terakhir dimenangkan Arsenal dengan skor 2-1 dan 1-0. Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 2-2, lalu Arsenal menang besar 5-1 di kandang Palace pada 22 Desember 2024 dan menang 3-2 pada 19 Desember 2024.

Rangkaian hasil itu menunjukkan bahwa Arsenal cukup nyaman saat berhadapan dengan Crystal Palace. Rekor tersebut ikut memperkuat status mereka sebagai tim yang lebih diunggulkan meski tampil tandang.

Arah pertandingan dan peluang skor

Secara kualitas skuad, Arsenal dinilai masih memiliki kendali yang lebih baik untuk mengatur pertandingan. Crystal Palace memang bermain di kandang, tetapi perhatian mereka yang terbagi ke final Conference League dapat memengaruhi ketajaman dan konsistensi permainan.

Kombinasi status juara, materi pemain, dan catatan pertemuan membuat Arsenal diperkirakan mampu membawa pulang kemenangan tipis. Skor yang paling mungkin mengarah ke Crystal Palace 1-2 Arsenal, Crystal Palace 0-1 Arsenal, atau Crystal Palace 0-2 Arsenal.

Source: bola.bisnis.com

Baca Juga

Back to top button