Uriarte Langsung Menemukan Irama Di Catalunya, Veda Harus Mengejar Dari Q1

Sirkuit Catalunya kembali menunjukkan betapa kecilnya ruang untuk kesalahan di Moto3. Di tengah persaingan yang rapat, Brian Uriarte justru membuka akhir pekan dengan modal yang jauh lebih kuat daripada Veda Ega Pratama.

Pembalap Red Bull KTM Ajo itu menutup sesi practice di posisi kedua dan hanya tertinggal 0,099 detik dari Hakim Danish yang mencatat waktu tercepat. Uriarte membukukan 1 menit 47,042 detik, sementara Veda harus puas berada di urutan ke-19 dengan 1 menit 48,136 detik.

Hasil itu langsung menempatkan Uriarte di kelompok terdepan sejak awal rangkaian balap di Catalunya. Ia terlihat lebih stabil dan lebih dekat ke batas atas catatan waktu, sebuah modal penting ketika persaingan Moto3 biasanya makin ketat saat sesi berikutnya berjalan.

Bagi Veda, posisi ke-19 membuat langkah berikutnya menjadi lebih berat. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu harus melanjutkan perjuangan dari Q1 pada Sabtu (16/5/2026) untuk menjaga peluang tetap terbuka di fase kualifikasi berikutnya.

Perbedaan hasil di sesi pembuka ini juga menggambarkan karakter Catalunya yang menuntut ketelitian tinggi. Di lintasan seperti ini, satu detail kecil bisa mengubah posisi secara cepat, terutama ketika para pembalap sama-sama mengejar ritme terbaik sejak awal.

Uriarte sendiri mengakui practice terasa sangat mulus baginya. Ia juga menyinggung ada hal penting yang harus ditaklukkan di Catalunya, yang menegaskan bahwa kecepatan saja tidak cukup untuk tampil kuat di sirkuit ini.

Dengan selisih yang tipis dari puncak catatan waktu, Uriarte kini punya pijakan yang lebih meyakinkan untuk menghadapi sesi berikutnya. Sebaliknya, Veda perlu merapikan banyak hal agar bisa keluar dari tekanan Q1 dan memperbaiki posisinya di persaingan Moto3 Catalunya.

Source: www.juara.net

Baca Juga

Back to top button