Toyota Land Cruiser FJ 2026 muncul dengan pendekatan yang tidak biasa untuk SUV boxy berkarakter tangguh. Alih-alih hanya menonjolkan tampilan gagah, model ini justru menekan suara kabin dan membuat pengendaliannya terasa lebih mudah diajak bergerak.
Perubahan paling terasa datang dari revisi besar pada sasis, suspensi, dan struktur rangka. Toyota juga menyetel kemudi agar mendekati versi Jepang, sehingga rasa berkendaranya tidak sekaku yang sering diasosiasikan dengan SUV berbodi kotak.
Kabin yang dibuat lebih hening
Salah satu sorotan utama ada pada tingkat kebisingan di dalam kabin. Toyota menempatkan banyak material peredam suara di pintu, atap, dan area roda untuk menahan suara dari luar.
Hasilnya terasa jelas saat mobil melaju di kecepatan sekitar 100 km/jam. Suara dari bawah mobil maupun hembusan angin masih minim, bahkan ketika hujan deras kabin tetap terasa tenang dan suara air hampir tidak masuk ke dalam.
Kualitas peredaman ini membuat Land Cruiser FJ dipandang lebih premium dari perkiraan awal. Penguji menilai isolasi suaranya cukup mengesankan untuk kelasnya.
Karakter berkendara yang lebih mudah dikuasai
Meski bentuknya tinggi dan kotak, Land Cruiser FJ disebut punya handling yang lincah. Setirnya dibuat lebih ringan dan responsif, sehingga mobil terasa lebih mudah diarahkan dalam penggunaan harian.
Karakter kemudinya memang mirip Fortuner, tetapi rasa kendalinya disebut lebih mudah diatur. Di jalan tol, mobil juga tetap stabil saat menghadapi angin samping yang cukup kuat dan tidak banyak limbung.
Visibilitas ke depan tergolong baik untuk SUV boxy. Namun, pilar belakang yang besar tetap menciptakan blind spot khas desain seperti ini, jadi pengemudi masih perlu lebih waspada saat berpindah jalur.
Mesin yang fokus pada ketahanan
Di balik kap mesin, Toyota Land Cruiser FJ 2026 memakai mesin bensin 2.7 liter dengan tenaga 166 hp. Karakternya tidak dirancang untuk akselerasi agresif, melainkan untuk kebutuhan harian dan perjalanan luar kota yang lebih santai.
Fokus utama mesin ini ada pada torsi dan daya tahan. Karena itu, karakter mobil ini lebih relevan untuk kebutuhan off-road dan membawa beban berat ketimbang mengejar sprint cepat.
Dalam pemakaian nyata, tenaganya tetap terasa cukup responsif meski angka di atas kertas tidak terlalu tinggi. Kombinasi itu membuatnya terlihat seimbang untuk dipakai sehari-hari sekaligus untuk aktivitas di luar jalan aspal.
Menjaga biaya tetap masuk akal
Sejumlah komponen mobil ini disebut berbagi dengan Fortuner. Langkah tersebut diambil agar harga tetap kompetitif di pasar.
Harga jualnya berada di sekitar 1,269 juta baht, tetapi pajak yang dikenakan tergolong tinggi. Kondisi ini membuat Land Cruiser FJ tetap tampil sebagai SUV berkarakter kuat, meski biaya kepemilikannya tidak bisa dibilang ringan.
Ada pula pembahasan mengenai kemungkinan pemasangan LPG yang dinilai lebih realistis dibanding sistem hybrid. Alasannya, ruang pemasangannya lebih mudah disiapkan.
Masih menunggu pembuktian di medan berat
Sampai tahap ini, kesan paling kuat dari Land Cruiser FJ 2026 datang dari kabin yang senyap, suspensi yang nyaman, dan kemudi yang terasa lebih lincah dari bayangan awal. Paket tersebut membuat mobil ini terlihat siap dipakai lebih luas, bukan sekadar menjadi SUV bergaya petualang.
Tim penguji masih bersiap melanjutkan pengujian off-road untuk melihat sejauh mana kemampuan mobil ini di medan berat. Hasil pengujian lanjutan akan menentukan apakah kenyamanan dan ketangguhannya tetap konsisten saat nama besar Land Cruiser benar-benar diuji.