Tharina Botes Angkat Thailand Ke Sorotan Utama, Rival ASEAN Tertinggal Di Preliminary Gaun MGI All Stars 2026

Sorotan di babak preliminary gaun malam MGI All Stars 2026 tidak hanya jatuh pada busana para finalis, tetapi juga pada hasil penilaian yang langsung terasa dampaknya. Dari sesi yang dipantau secara real time oleh dewan juri itu, Thailand tampil sebagai negara paling menonjol di antara wakil-wakil Asia Tenggara.

Capaian tersebut mengemuka lewat Tharina Botes, yang menjadi finalis Asia dengan nilai tertinggi setelah mengantongi rata-rata 9,45 dari delapan juri. Hasil itu membuat Thailand keluar sebagai pembicaraan utama setelah rangkaian penilaian gaun malam selesai.

Persaingan ketat di panggung preliminary

Babak ini mempertemukan deretan finalis dari Filipina, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Laos dalam satu sesi yang penuh perhatian. Nama-nama seperti Alexia Nunez, Dela Deniya, Fuschia Anne Ravena, Gazini Ganados, Imelda Schweighart, Huong Giang Nguyen, Keylyn Trajano, Kodchakorn Korntrakoon, Lattana Munvilay, Miranda Aengmany, Tharina Botes, dan Yada Theppanom ikut tampil di panggung tersebut.

Komposisi finalis itu menegaskan besarnya kehadiran Asia Tenggara dalam salah satu tahap penting ajang ini. Dengan sistem live scoring, setiap penampilan dinilai secara terbuka sehingga setiap detail di atas panggung ikut menentukan hasil.

Thailand unggul lewat Tharina Botes

Di tengah ramai persaingan, nama Tharina Botes menjadi yang paling bersinar dari kawasan Asia. Skor rata-rata 9,45 dari delapan juri menempatkannya di posisi teratas di antara para finalis ASEAN dalam sesi gaun malam.

Pencapaian itu menunjukkan bahwa penampilannya mampu meninggalkan kesan kuat di tengah persaingan yang rapat. Bagi Thailand, hasil tersebut menjadi modal yang penting karena kompetisi masih terus berjalan dan setiap sesi punya bobot tersendiri.

Gaun malam sebagai tahap penentu

Preliminary gaun malam bukan hanya ajang untuk tampil anggun, tetapi juga bagian yang dapat memengaruhi langkah para finalis ke babak berikutnya. Karena penilaian berlangsung langsung, cara membawa diri, pilihan gaun, dan konsistensi di panggung menjadi unsur yang ikut diperhitungkan.

Situasi itu membuat para peserta tampil dengan fokus penuh. Mereka tidak hanya mengejar sorotan kamera, tetapi juga berupaya mengamankan posisi lewat impresi yang kuat di hadapan juri.

Kuatnya warna ASEAN di satu panggung

Filipina menjadi negara dengan wakil terbanyak dalam sesi ini, dengan empat finalis yang tampil. Thailand menyusul dengan tiga wakil, sementara Laos mengirim dua finalis ke panggung preliminary gaun malam.

Kehadiran para wakil dari beberapa negara Asia Tenggara membuat sesi ini menarik perhatian penggemar Miss Grand International. Potret yang beredar memperlihatkan masing-masing finalis tampil dengan karakter dan pesona yang berbeda, sehingga sorotan publik terbagi ke banyak nama sekaligus.

Meski Thailand memimpin dari sisi hasil, persaingan belum selesai. Dengan format penilaian yang terbuka dan banyak wakil ASEAN masih saling mengejar, hasil dari sesi gaun malam ini tetap akan terasa pengaruhnya pada tahapan berikutnya.

Source: www.idntimes.com

Baca Juga

Back to top button