Teaser Kaca Android Bikin Salah Paham, Sameer Samat Tegaskan Bukan Gaya Liquid Glass Apple

Google tampaknya tidak ingin satu video pendek berkembang menjadi rumor besar. Setelah teaser The Android Show memunculkan dugaan bahwa Android akan mengikuti gaya visual “Liquid Glass” milik Apple, pimpinan Android Sameer Samat langsung memberi sinyal bahwa arah itu bukan rencana Google.

Kekhawatiran itu muncul dari cuplikan 15 detik yang diunggah Samat di Twitter. Dalam video tersebut, maskot Bugdroid menarik sakelar lampu lalu tampil dengan efek buram seperti kaca, dan detail visual itu cukup untuk memancing tafsir bahwa Google sedang menyiapkan perubahan antarmuka yang sangat mengilap.

Spekulasi yang cepat membesar

Reaksi publik datang hampir seketika karena teaser teknologi memang kerap dibaca sebagai petunjuk arah produk. Saat yang ditampilkan menyangkut tampilan sistem operasi, banyak pengguna langsung mengaitkannya dengan perubahan desain yang lebih besar.

Namun, penafsiran itu segera ditahan oleh klarifikasi dari Samat. Ia menegaskan bahwa perubahan visual bergaya Apple tersebut “tidak happening”, sehingga dugaan bahwa Android akan meniru Liquid Glass tidak mendapat dukungan dari pihak yang memimpin pengembangannya.

Googler Mishaal Rahman juga ikut meredam kecemasan yang sempat beredar. Langkah ini membantu menutup ruang spekulasi liar sebelum Google menggelar presentasi khusus untuk ekosistem Android.

Google masih punya jalur desain sendiri

Isyarat bahwa Android tidak akan bergerak ke arah Liquid Glass juga selaras dengan pembaruan visual yang sudah lebih dulu ditempuh Google. Tahun lalu, perusahaan memperbarui Android lewat gaya Material 3 Expressive.

Pembaruan itu membawa lebih banyak efek blur, animasi baru, bentuk ikon yang diperbarui, tipografi yang disegarkan, serta menu quick settings yang dirombak dan bisa dikustomisasi penuh. Rangkaian perubahan tersebut menunjukkan bahwa Google tetap membangun bahasa desainnya sendiri, bukan mengekor pendekatan visual pesaing.

Karena itu, bantahan terhadap rumor Liquid Glass bukan sekadar meredam salah tafsir dari sebuah teaser. Klarifikasi tersebut juga menegaskan bahwa Google masih berada di jalur pengembangan identitas visual yang sudah dibentuk sebelumnya.

Sorotan kini beralih ke acara Google

Dengan isu kaca yang sudah diluruskan, perhatian publik kembali ke The Android Show yang akan digelar pada 12 Mei pukul 1:00 PM ET dan disiarkan lewat YouTube. Acara itu diperkirakan membawa banyak pembaruan untuk ekosistem Android.

Salah satu yang paling dinanti adalah kabar lebih lanjut mengenai Android 17. Selain itu, masih ada ekspektasi terhadap detail tambahan soal proyek Aluminium OS yang berfokus pada desktop.

Google juga disebut masih menyimpan kemungkinan kejutan lain pada hari penyelenggaraan acara. Dengan klarifikasi dari Sameer Samat dan penjelasan dari Mishaal Rahman, salah satu spekulasi terbesar menjelang acara itu kini tampak sudah berhasil diredam.

Source: www.androidauthority.com

Baca Juga

Back to top button