Taylor Swift Tak Tersentuh Di Artis, Namun Bad Bunny Dan Ed Sheeran Unggul Di Album Spotify

Daftar terbaru Spotify menunjukkan bahwa peta konsumsi musik global tidak selalu bergerak serempak di semua kategori. Taylor Swift berhasil memimpin sebagai artis paling banyak diputar sepanjang masa, tetapi Bad Bunny dan Ed Sheeran justru tampil lebih menonjol saat pembahasan bergeser ke album.

Rilis ini hadir bertepatan dengan perayaan 20 tahun Spotify dan memperlihatkan bagaimana kekuatan seorang musisi bisa berbeda tergantung jenis data yang dilihat. Di satu sisi, ada artis dengan basis pendengar yang sangat besar dan stabil, sementara di sisi lain ada album atau lagu tertentu yang mampu bertahan lama di puncak streaming.

Taylor Swift tetap dominan di kategori artis

Taylor Swift menempati posisi pertama sebagai artis paling banyak diputar sepanjang sejarah Spotify. Capaian itu menempatkannya di atas Bad Bunny, Drake, dan The Weeknd dalam daftar kategori artis.

Hasil tersebut menegaskan daya tahan popularitas Swift di layanan streaming. Namanya sudah lama menjadi salah satu motor utama konsumsi musik digital, dan data terbaru Spotify kembali memperlihatkan besarnya dukungan pendengar terhadap katalog musiknya.

Urutan di belakang Swift juga menarik karena memperlihatkan kekuatan beberapa genre yang berbeda. Bad Bunny membawa warna reggaeton, Drake mewakili arus besar rap dan pop modern, sementara The Weeknd tetap menjadi salah satu nama penting di ranah R&B kontemporer.

Saat album dihitung, hasilnya berubah

Dominasi Taylor Swift tidak otomatis berlanjut ketika kategori beralih ke album. Di jajaran tersebut, Bad Bunny lewat Un Verano Sin Ti justru berada di posisi teratas sebagai album paling banyak diputar sepanjang masa di Spotify.

Album itu mencatat sekitar 22 miliar streaming dan mengungguli sejumlah judul besar lain yang juga masih bertahan kuat di platform. Di belakang Un Verano Sin Ti ada Starboy milik The Weeknd, ÷ (Deluxe) milik Ed Sheeran, Sour, serta After Hours.

Posisi ini menunjukkan bahwa performa artis dan performa album tidak selalu sama. Seorang musisi bisa sangat dominan secara keseluruhan, tetapi album tertentu dari musisi lain tetap mampu mengumpulkan angka yang lebih tinggi karena daya tahan lagunya di platform streaming.

Kehadiran Ed Sheeran di tiga besar album juga menegaskan bahwa pengaruhnya di musik digital masih sangat besar. ÷ (Deluxe) tetap bersaing di kelompok teratas bersama katalog Bad Bunny, The Weeknd, dan Olivia Rodrigo lewat Sour.

Lagu paling populer dikuasai The Weeknd

Jika kategori artis dipegang Taylor Swift dan kategori album dikuasai Bad Bunny, maka The Weeknd menjadi nama utama untuk lagu. Blinding Lights tercatat sebagai lagu paling banyak diputar sepanjang masa di Spotify.

Lagu itu melampaui Shape of You milik Ed Sheeran, Sweater Weather, dan As It Was. Daftar ini menunjukkan bahwa lagu dengan karakter pop dan sentuhan elektronik masih punya daya jelajah besar di berbagai kelompok pendengar.

Blinding Lights juga memperlihatkan pentingnya daya tahan sebuah lagu dibanding sekadar popularitas sesaat. Lagu yang terus diputar dalam waktu panjang memiliki peluang lebih besar untuk membangun rekor yang sulit dikejar.

Posisi Shape of You di urutan atas juga memperkuat jejak Ed Sheeran dalam sejarah Spotify. Lagu tersebut tetap berada di deretan teratas meski persaingan di ruang streaming terus bergerak cepat dan semakin padat.

Gambaran selera pendengar di platform streaming

Daftar Spotify ini memberi gambaran bahwa basis penggemar yang besar, katalog yang kuat, dan lagu yang tahan lama masih menjadi faktor utama di balik angka streaming. Taylor Swift, Bad Bunny, Drake, The Weeknd, dan Ed Sheeran muncul sebagai nama-nama yang mampu menjaga relevansi lintas periode dan lintas pasar.

Dominasi mereka juga memperlihatkan bahwa musik pop dan genre turunannya masih sangat kuat dalam konsumsi musik global. Di tengah perubahan selera pendengar, nama-nama besar tersebut tetap mampu menjaga posisi penting di dalam ekosistem streaming.

Spotify merilis daftar ini saat industri streaming juga mulai menghadapi tantangan baru dari musik berbasis kecerdasan buatan. Deezer, misalnya, mencatat hampir 75 ribu unggahan lagu buatan AI setiap hari atau sekitar 44% dari unggahan harian, meski platform itu menyebut hanya sekitar 1%-3% total streaming yang terkait musik berbasis AI.

Deezer juga mengatakan alat deteksi musik AI mereka telah diluncurkan sejak Januari 2025 dan mampu mengenali karya dari platform yang kerap dikaitkan dengan AI seperti Suno dan Udio. Di tengah kondisi itu, daftar Spotify justru memperlihatkan bahwa nama-nama besar seperti Taylor Swift, Bad Bunny, Ed Sheeran, dan The Weeknd masih memegang peranan penting dalam peta streaming dunia.

Source: www.cnbcindonesia.com
Exit mobile version