Tekanan di pasar kripto kembali menyeret Strategy Inc. (MSTR) ke posisi yang rentan. Saat bitcoin jatuh lebih dari 8% dalam 24 jam dan sempat bergerak di bawah $62.000, saham Strategy ikut melemah tajam dan memperpanjang penurunan yang sebelumnya sudah lebih dari 7% pada Rabu.
Pelemahan itu bukan hanya soal harga bitcoin yang turun ke level terendah sejak 2024. Di Stocktwits, sentimen ritel terhadap MSTR dan bitcoin merosot ke zona “extremely bearish” dengan skor 13/100, menjadi level terburuk sepanjang tahun ini.
Aksi jual kripto melebar ke aset lain
Tekanan jual pada bitcoin cepat merambat ke pasar aset digital yang lebih luas. Ethereum turun lebih dari 6% ke $1.745,60, sementara Solana melemah lebih dari 8% ke $68,33.
Paul Howard, senior director di liquidity provider Wincent, mengatakan aksi jual itu berawal dari transfer Strategy yang memicu arus keluar dari ETF. Kondisi tersebut lalu memburuk setelah muncul berita spekulatif soal likuidasi Mt. Gox.
Howard juga menilai level $50.000 mulai dibicarakan sebagian pelaku pasar sebagai kemungkinan dasar tahun ini. Pandangan itu menunjukkan betapa cepatnya sentimen berubah ketika tekanan pada bitcoin kembali meningkat.
Langkah Strategy ikut memicu reaksi pasar
Awal pekan ini, Strategy mengumumkan penjualan 32 bitcoin. Itu menjadi penjualan pertama perusahaan sejak 2022, setelah sebelumnya hanya pernah menjual bitcoin satu kali, yaitu pada Desember 2022.
Meski jumlahnya kecil dan bersifat simbolis, pengumuman tersebut tetap memicu respons negatif di pasar cryptocurrency. Canaccord menilai reaksi investor terhadap penjualan itu memang buruk, walaupun volume yang dilepas tidak besar.
Di sisi lain, perusahaan analis itu menyebut Strategy masih berfungsi sebagai kendaraan pasar modal untuk membiayai pembelian BTC yang lebih besar. Canaccord juga menilai pasar sedang diberi pemahaman bahwa menjual bitcoin untuk mendanai dividen kadang lebih masuk akal dalam jangka panjang dibanding menjual saham Strategy.
Wall Street tetap mengubah target harga
Respons dari analis ikut mencerminkan tekanan yang sedang berlangsung. Canaccord pada Rabu memangkas target harga Strategy lebih dari 27% menjadi $163 dari $224, tetapi tetap mempertahankan rating ‘Buy’.
Mizuho juga menurunkan target harga Strategy menjadi $265 dari $320. Meski begitu, Mizuho masih mempertahankan rating ‘Outperform’ karena tetap konstruktif terhadap perusahaan walaupun “crypto winter” belum berakhir.
Ritel makin pesimistis, pasar menunggu arah berikutnya
Di kalangan investor ritel, suasana terlihat semakin suram. Sejumlah pengguna di Stocktwits menggambarkan kondisi pasar sebagai “doomsday for crypto”, sementara sentimen terhadap MSTR dan bitcoin berada di titik paling negatif tahun ini.
Peter Schiff, CEO dan Chief Global Strategist Euro Pacific Capital, juga memperingatkan lewat X bahwa aset kripto tampak masih berpeluang melemah lebih jauh. Ia menilai grafik bitcoin terlihat buruk, tetapi grafik Ethereum dan Solana tampak lebih lemah lagi.
Schiff menambahkan bahwa penjualan sejauh ini masih berjalan tertib tanpa tanda kepanikan. Namun, ia memperkirakan kondisi itu bisa berubah dengan cepat jika tekanan terus berlanjut.
Dalam 12 bulan terakhir, MSTR turun lebih dari 67%. Pada periode yang sama, bitcoin kehilangan lebih dari 40% nilainya, sementara iShares Bitcoin ETF (IBIT) turun hampir 39%.
Gabungan antara pelemahan bitcoin, reaksi negatif atas penjualan BTC oleh Strategy, dan anjloknya sentimen ritel membuat MSTR kembali menjadi pusat perhatian pasar. Kini pelaku pasar menunggu apakah tekanan kripto akan berhenti di level yang mulai disebut-sebut atau justru berlanjut lebih dalam.