Samsung Galaxy Glasses mulai terlihat sebagai produk yang tidak sekadar mengejar kesan futuristis, melainkan juga kenyamanan pemakaian sehari-hari. Bocoran terbaru yang menampilkan perangkat ini dari tiga sudut memberi gambaran yang lebih lengkap tentang bentuk bingkai, lensa, dan profil keseluruhan desainnya.
Dari visual yang beredar, Samsung tampaknya sengaja menjaga tampilan Galaxy Glasses tetap sederhana agar tidak jauh dari kesan kacamata biasa. Arah ini membuat perangkat tersebut lebih mudah diposisikan sebagai wearable harian, bukan aksesori teknologi yang terlalu mencolok di wajah pengguna.
Desain yang makin terbaca dari tiga sisi
Tiga render yang muncul membantu memperjelas bagaimana Samsung menyusun bentuk perangkat ini. Bagian bingkai terlihat ringkas, sementara bentuk lensa dan siluet keseluruhan menunjukkan pendekatan desain yang tidak berlebihan.
Petunjuk visual tersebut juga melengkapi bocoran yang sebelumnya sudah lebih dulu muncul dari Samsung pada Maret. Walau belum ada pengumuman resmi penuh, rangkaian informasi ini memberi sinyal bahwa Galaxy Glasses semakin dekat ke tahap peluncuran.
Tanpa layar, Samsung memilih jalur yang lebih ringan
Salah satu hal yang paling menonjol dari bocoran ini adalah absennya layar pada model generasi pertama. Keputusan itu memperlihatkan bahwa Samsung kemungkinan lebih memprioritaskan fungsi audio, kamera, konektivitas, dan fitur AI berbasis suara.
Pendekatan tanpa layar ini juga bisa menjadi pembeda jelas dibanding generasi berikutnya yang disebut akan membawa layar terintegrasi. Dalam kategori smart glasses, desain seperti ini berpotensi membantu perangkat tetap ringan dan terasa lebih natural saat dipakai.
Harga diposisikan di kelas premium
Informasi yang sama menyebut Galaxy Glasses generasi pertama akan dipasarkan di kisaran $379 hingga $499. Rentang ini menempatkannya di segmen premium, tetapi masih berada di bawah model penerusnya yang sedang disiapkan.
Model berikutnya yang memakai nama kode Haean dilaporkan dirancang dengan layar dan ditargetkan hadir pada 2027. Harganya diperkirakan berada di kisaran $600 hingga $900, sehingga perbedaan antara dua generasi terlihat cukup tegas sejak awal.
Android XR dan Gemini jadi nilai penting
Galaxy Glasses dikabarkan akan berjalan di Android XR. Platform ini membuka peluang integrasi layanan AI Gemini langsung ke perangkat dan memperkuat posisi Samsung dalam ekosistem extended reality milik Google.
Jika laporan tersebut tepat, Galaxy Glasses tidak hanya hadir sebagai perangkat aksesori pintar. Perangkat ini juga akan masuk ke jalur pengembangan perangkat lunak dan AI yang lebih luas, yang bisa menjadi daya tarik tersendiri di pasar wearable berbasis kecerdasan buatan.
Keterkaitan dengan Android XR juga membuat Galaxy Glasses berpotensi mendapat sorotan lebih besar saat Google I/O bulan depan. Dari sisi ekosistem, hal ini menjadi salah satu alasan mengapa perangkat tersebut ikut diperhatikan sebagai calon pesaing kuat di kelasnya.
Spesifikasi yang beredar sudah cukup rinci
Dari sisi perangkat keras, Galaxy Glasses disebut mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon AR1. Chip ini mendukung Wi-Fi dan Bluetooth 5.3, yang penting untuk koneksi dengan ponsel dan fitur nirkabel lain.
Bocoran yang sama menyebut baterai berkapasitas 155 mAh, kamera 12 MP dengan sensor Sony IMX681, serta audio yang disalurkan lewat directional speakers. Bobot perangkat dilaporkan sekitar 50 gram, angka yang relevan karena kategori ini sangat bergantung pada kenyamanan saat dipakai lama.
Kolaborasi mode ikut membentuk identitas produk
Pada bagian bingkai, Samsung disebut bekerja sama dengan Warby Parker dan Gentle Monster. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya menonjolkan sisi teknologi, tetapi juga ingin menghadirkan desain yang terasa fashion-forward.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan pasar smart glasses saat ini. Agar diterima lebih luas, perangkat harus terlihat wajar dan tetap enak dipakai dalam aktivitas harian, bukan sekadar tampak seperti prototipe teknologi.
Di tengah semua bocoran itu, Galaxy Glasses disebut berpeluang diperkenalkan dalam acara summer Unpacked milik Samsung. Pada momen yang sama, Samsung juga kabarnya akan membawa Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, dan Galaxy Z Fold Wide.
Source: www.gsmarena.com