Tanjakan 25 Derajat Uji Nyali Motor Listrik Lokal, Adora Paling Galak Cervo Paling Stabil

Bagi pengguna yang sering menempuh jalan menanjak dengan beban, hasil uji motor listrik lokal ini memberi gambaran yang lebih dekat dengan kondisi nyata di lapangan. Dengan total beban 150 kg dan lintasan tanjakan sekitar 20 hingga 25 derajat, tiga model yang diuji memperlihatkan karakter yang tidak sama.

Perbedaan itu terlihat jelas sejak awal tarikan. Ada yang mengandalkan tenaga besar, ada yang terasa paling stabil, dan ada pula yang menonjol karena bantuan fitur saat menghadapi medan berat.

Karakter yang terbaca dari tanjakan

Pengujian ini menarik karena tidak dilakukan dalam kondisi ideal. Situasi dibuat menyerupai pemakaian harian, sehingga performa motor tidak hanya dilihat dari angka tenaga di atas kertas, tetapi juga dari kemampuannya mempertahankan laju saat membawa beban.

Pendekatan seperti ini penting bagi pengguna motor listrik, terutama karena kebutuhan di jalan tidak selalu soal jarak tempuh. Torsi, kestabilan tenaga, dan kemampuan menanjak juga menjadi penentu kenyamanan ketika kendaraan dipakai di rute yang tidak rata.

Adora menonjol lewat dorongan awal

Indomobil E-Motor Adora memperlihatkan karakter yang paling galak di bagian awal. Motor ini dibekali baterai 76,8V 32Ah atau sekitar 2,4 kWh, dengan tenaga 3 kW dan torsi puncak 140 Nm yang memang diarahkan untuk respons awal.

Saat diuji di tanjakan dengan beban penuh, Adora masih mampu menjaga kecepatan stabil di kisaran 25–30 km/jam. Karakternya yang responsif membuat motor ini terasa cocok untuk lalu lintas yang sering berhenti lalu jalan lagi.

Bodi yang ramping juga ikut mendukung kelincahan Adora. Kombinasi itu memberi kesan praktis untuk rute perkotaan yang padat dan punya banyak tanjakan pendek berulang.

Cervo tampil paling seimbang

Berbeda dari Adora, Alva Cervo memperlihatkan karakter yang lebih stabil dan seimbang. Motor ini memakai daya 9,3 kW, memiliki kecepatan puncak 103 km/jam, dan klaim akselerasi 0–100 km/jam sekitar 20 detik.

Sektor baterainya menggunakan 72V 25Ah atau setara 1,8 kWh, dengan jarak tempuh hingga 125 km dalam sekali pengisian. Di jalur menanjak, Cervo terlihat tidak hanya kuat, tetapi juga konsisten saat membawa beban.

Sifat seimbang itu membuat Cervo tetap relevan untuk mobilitas harian di area perkotaan. Motor ini memberi kesan kuat tanpa terasa berlebihan, sehingga cocok bagi pengendara yang mencari performa dan efisiensi dalam satu paket.

Tangkas X7 New fokus pada kerja harian

Tangkas X7 New mengambil jalur yang berbeda karena lebih menonjol sebagai kendaraan kerja. Motor ini memakai dinamo 4.000W dan baterai lithium LFP 72V/48Ah atau sekitar 3,4 kWh, dengan jarak tempuh 120 km serta kecepatan maksimum 95 km/jam.

Keunggulan utamanya ada pada fitur Hill Assist dan gear reduction. Dua fitur ini membantu motor bergerak lebih ringan saat menghadapi tanjakan, termasuk ketika membawa muatan maksimal.

Selain itu, Tangkas X7 New juga dibekali remote alarm, port USB, dan tombol mundur. Founder dan CEO Tangkas Motor Listrik, Agung Pamungkas, menyebut model ini cocok bagi masyarakat yang masih ragu beralih ke motor listrik karena kondisi jalan yang tidak selalu mulus.

Tiga karakter untuk kebutuhan yang berbeda

Uji tanjakan ini memperlihatkan bahwa motor listrik lokal tidak bisa dinilai hanya dari satu ukuran. Ada model yang terasa paling agresif di awal, ada yang unggul dalam kestabilan, dan ada yang lebih menonjol berkat dukungan fitur kerja.

Tangkas X7 New dipasarkan dengan harga Rp33.000.000 dan sudah termasuk STNK serta legalitas lengkap. Di sisi lain, Alva Cervo dan Indomobil E-Motor Adora hadir dengan pendekatan performa dan kelincahan yang lebih kuat, sehingga pilihan akhirnya tetap bergantung pada prioritas pengendara saat menghadapi tanjakan di penggunaan sehari-hari.

Exit mobile version