Warga kini tidak perlu lagi menunggu tanggal lahir untuk memanfaatkan cek kesehatan gratis di puskesmas. Kementerian Kesehatan membuka akses layanan ini kapan saja agar pemeriksaan rutin lebih mudah dijangkau oleh lebih banyak orang.
Kelonggaran tersebut membuat puskesmas tidak lagi bergantung pada momen ulang tahun sebagai satu-satunya pintu masuk layanan. Pola ulang tahun tetap dipakai sebagai pengingat, tetapi masyarakat tetap dapat datang meski hari lahirnya sudah lewat.
Akses dibuat lebih longgar
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menegaskan bahwa warga bisa langsung mendatangi puskesmas untuk cek kesehatan gratis. Ia menyebut pemerintah ingin penjangkauan dilakukan lebih luas agar target penerima manfaat yang telah ditetapkan bisa dikejar.
Menurut Andi, pendekatan berbasis ulang tahun masih dipertahankan karena dianggap membantu mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kesehatan secara berkala. Namun, pemerintah juga memahami bahwa tidak semua orang sempat memanfaatkan kesempatan itu pada waktunya.
Tiga cara mendaftar disiapkan
Akses layanan ini juga diperluas lewat pilihan pendaftaran yang lebih beragam. Masyarakat dapat memilih aplikasi Satu Sehat Mobile untuk mengetahui jadwal dan lokasi puskesmas, atau menggunakan chatbot WhatsApp di nomor 081110500567 untuk dipandu dalam proses pendaftaran.
Pilihan lain adalah datang langsung ke puskesmas terdekat dengan membawa KTP atau KK. Jalur ini dinilai paling sederhana, terutama bagi warga di daerah pedesaan yang tidak memiliki akses internet karena petugas puskesmas akan membantu proses registrasi.
Puskesmas jadi titik layanan utama
Kementerian Kesehatan menyebut ada 10.200 puskesmas di Indonesia yang siap menjalankan cek kesehatan gratis secara serentak. Pemerintah mengimbau masyarakat memilih fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan domisili agar proses pelayanan lebih mudah.
Andi mengatakan respons masyarakat terhadap kebijakan ini cukup baik. Menurut dia, antusiasme warga menunjukkan program tersebut mulai diterima luas dan berpeluang menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Dengan fleksibilitas waktu pemeriksaan dan beragam cara pendaftaran, puskesmas kini diposisikan sebagai pintu utama agar masyarakat lebih mudah mengakses pemeriksaan rutin tanpa harus menunggu ulang tahun. Kebijakan ini sekaligus memperluas kesempatan bagi warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang sudah disiapkan pemerintah.
Source: lifestyle.bisnis.com




