Di tengah banyak tablet premium yang hanya mengandalkan layar besar dan desain tipis, Xiaomi Pad 7 Ultra 5G justru menonjol karena diarahkan lebih serius ke produktivitas. Perangkat ini diposisikan bukan sekadar untuk menonton atau bermain, melainkan untuk bekerja mobile dengan dukungan AI multitasking dan mode kerja ala PC.
Pendekatan itu membuat tablet ini terasa berbeda di kelasnya. Xiaomi menyatukan layar besar, baterai berkapasitas tinggi, konektivitas lengkap, serta perangkat lunak yang dirancang untuk penggunaan hybrid, sehingga targetnya jelas mengarah ke pengguna yang sering berpindah tempat seperti kreator konten, freelancer, mahasiswa, dan pebisnis.
Fokus ke kerja, bukan hanya hiburan
Xiaomi Pad 7 Ultra 5G hadir dengan HyperOS 2 berbasis AI yang membawa beberapa fitur pendukung kerja. Di dalamnya ada HyperAI, AI Writing, dan AI Speech Recognition yang ditujukan untuk membantu aktivitas kreatif sekaligus pekerjaan harian.
Xiaomi juga menyertakan workstation mode agar aplikasi bisa berjalan dalam floating window seperti di PC. Dengan pendekatan ini, pengguna bisa membuka meeting online, mengedit dokumen, dan menjalankan beberapa tugas sekaligus dengan lebih leluasa di layar tablet.
Chip internal pertama Xiaomi untuk tablet ini
Di sektor performa, Xiaomi Pad 7 Ultra 5G menjadi perangkat pertama Xiaomi yang memakai chipset internal XRING O1 berbasis 3nm. Xiaomi menyebut chip ini memiliki kemampuan AI hingga 44 TOPS untuk mendukung multitasking dan fitur AI generatif.
Untuk kebutuhan penyimpanan dan memori, tersedia RAM hingga 16GB LPDDR5T dan storage hingga 1TB UFS 4.1. Konektivitasnya juga dibuat lengkap lewat dukungan WiFi 7 dan 5G, sehingga tablet ini tetap relevan untuk pengguna yang membutuhkan mobilitas tinggi.
Layar besar dan daya tahan jadi andalan
Salah satu daya tarik paling kuat dari perangkat ini ada pada panel OLED 14 inci 3.2K 120Hz. Layar seperti ini memberi ruang kerja yang lebih lega, baik untuk membuka banyak jendela, menyusun dokumen, maupun menikmati konten dengan tampilan yang lebih mulus.
Untuk menunjang pemakaian panjang, Xiaomi menanamkan baterai 12.000mAh dengan dukungan fast charging 120W. Xiaomi menyebut tablet ini dapat digunakan hingga sekitar 16,9 jam pemutaran video dalam sekali pengisian, sehingga daya tahannya tetap menjadi nilai jual utama.
Meski membawa baterai besar, bodinya tetap dibuat tipis. Material aluminium alloy, ketebalan 5,1mm, dan bobot sekitar 609 gram membuatnya masih nyaman dibawa bepergian.
Perangkat multimedia yang tetap serius
Di luar urusan kerja, Xiaomi tetap memberi perhatian pada sisi hiburan dan komunikasi. Ada delapan speaker dengan dukungan Dolby Atmos untuk kebutuhan menonton dan konferensi video.
Sektor kameranya juga cukup lengkap untuk kelas tablet premium. Xiaomi Pad 7 Ultra 5G dibekali kamera belakang 50MP dan kamera depan 32MP ultrawide.
Varian dan posisi harga
Di pasar global, tablet ini hadir dalam tiga pilihan konfigurasi. Varian 12GB/256GB dibanderol mulai CNY 5.699, model 12GB/512GB mulai CNY 5.999, dan versi 16GB/1TB mulai CNY 6.799.
Jika dilihat dari banderolnya, perangkat ini masuk ke kelas premium dengan kisaran harga Rp12 jutaan hingga Rp15 jutaan, tergantung varian memori dan pasar distribusi. Hingga 14 Mei 2026, Xiaomi Indonesia belum mengumumkan jadwal resmi peluncurannya untuk pasar nasional.
Dengan kombinasi layar besar, fitur AI, mode kerja ala PC, konektivitas 5G, dan baterai jumbo, Xiaomi Pad 7 Ultra 5G menegaskan ambisinya sebagai tablet AI premium yang semakin dekat dengan peran laptop ringan. Bagi pengguna yang membutuhkan perangkat kerja mobile tanpa meninggalkan karakter tablet, model ini menjadi salah satu tawaran paling serius dari Xiaomi.





