Yamaha Tricity 300 ABS hadir sebagai skuter roda tiga yang menonjol lewat pendekatan berbeda untuk mobilitas harian. Fokus utamanya ada pada stabilitas yang lebih tinggi, tetapi karakter berkendaranya tetap dibuat natural saat menikung.
Model ini dipasarkan di Jepang dan langsung ditempatkan sebagai bagian dari skuter premium Yamaha. Dengan konsep Smart Commuting Way, Tricity 300 ABS diarahkan untuk memberi kelincahan dan kenyamanan dalam rutinitas harian tanpa kehilangan rasa praktis sebuah skuter matik.
Stabilitas roda depan ganda jadi daya tarik utama
Keistimewaan paling mudah terlihat ada pada teknologi LMW atau Leaning Multi-Wheel. Sistem ini membuat roda depan ganda bisa mengikuti kemiringan motor saat bermanuver, sehingga pengendara tetap mendapat rasa berkendara yang alami.
Yamaha juga menerapkan Geometri Ackermann LMW untuk membantu dua roda depan bekerja lebih optimal ketika berbelok. Pendekatan ini ditujukan agar pengendalian terasa lebih percaya diri di berbagai kondisi jalan.
Bukan hanya untuk kota
Walau identik dengan mobilitas perkotaan, Tricity 300 ABS tidak dibatasi untuk jarak pendek saja. Dimensinya dibuat agar tetap nyaman dipakai di jalan raya dan saat melaju pada kecepatan tinggi.
Panjangnya 2.250 mm, lebarnya 815 mm, dan tingginya 1.470 mm. Jarak sumbu rodanya 1.595 mm, tinggi joknya 795 mm, dan bobot totalnya mencapai 237 kg.
Mesin 292cc yang sudah terbukti matang
Di balik bodinya, Yamaha membekali skutik ini dengan mesin BLUE CORE 292cc satu silinder, 4-tak, SOHC, 4-katup, berpendingin cairan. Mesin tersebut juga digunakan pada XMAX 300 versi Eropa, sehingga memiliki basis teknologi yang sudah dikenal matang.
Tenaganya mencapai 21 kW atau 29 hp pada 7.250 rpm, sedangkan torsinya 29 Nm pada 5.750 rpm. Karakternya dibuat responsif di putaran rendah hingga menengah untuk mendukung akselerasi dan membantu manuver menyalip, sekaligus tetap menjaga efisiensi bahan bakar.
Mudah dipakai untuk rutinitas padat
Transmisi otomatis V-belt membuat Tricity 300 ABS terasa familiar seperti skuter matik pada umumnya. Yamaha juga menambahkan fitur Standing Assist yang membantu menopang kendaraan saat berhenti atau bergerak pelan.
Fitur ini relevan ketika pengendara sering menghadapi lampu merah dan kemacetan. Dalam kondisi seperti itu, beban pengendalian bisa terasa lebih ringan karena kendaraan mendapat bantuan saat harus berhenti berulang kali.
Pengereman dan spesifikasi pendukung
Sistem pengereman dibuat serius dengan cakram hidrolik di seluruh roda dan ABS. Kombinasi itu ditujukan untuk membantu menjaga keamanan ketika pengereman mendadak atau saat melewati permukaan licin.
Spesifikasi pendukung lainnya meliputi ban depan 120/70-14M/C, ban belakang 140/70-14M/C, serta kapasitas tangki bahan bakar 13 liter. Untuk pasar Jepang, Yamaha menyediakan dua pilihan warna, yaitu Abu-abu Gelap Pastel dan Putih Metalik 6.
| Komponen | Detail |
|---|---|
| Mesin | BLUE CORE 292cc, 1 silinder, 4-tak, SOHC, 4-katup, berpendingin cairan |
| Tenaga | 21 kW / 29 hp pada 7.250 rpm |
| Torsi | 29 Nm pada 5.750 rpm |
| Transmisi | Otomatis V-belt |
| Panjang | 2.250 mm |
| Lebar | 815 mm |
| Tinggi | 1.470 mm |
| Jarak sumbu roda | 1.595 mm |
| Tinggi jok | 795 mm |
| Bobot | 237 kg |
| Ban depan | 120/70-14M/C |
| Ban belakang | 140/70-14M/C |
| Kapasitas tangki | 13 liter |
Skutik roda tiga ini mulai dipasarkan di Jepang pada Juli 2025. Harga Yamaha Tricity 300 ABS dipatok 1.045.000 yen, atau setara Rp115 jutaan.
Source: voi.id