Sony Xperia 1 VIII mulai dibicarakan bukan hanya karena statusnya yang belum diumumkan resmi, tetapi juga karena arah fiturnya terasa sangat khas flagship Sony. Sorotan utamanya mengarah ke kombinasi Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera telefoto 48 MP, dan sejumlah elemen lama yang masih dipertahankan.
Menariknya, perangkat ini sudah muncul di beberapa etalase toko online sebelum peluncuran resminya. Di Amazon, salah satu daftar menampilkan harga 1.728 poundsterling atau sekitar Rp40,1 juta, sementara di pasar Asia ada toko online lain yang sempat memajang harga 12.099 HKD atau sekitar Rp27 juta.
Harga yang memicu perhatian
Banderol yang beredar membuat Xperia 1 VIII langsung masuk pembicaraan sebagai ponsel premium dengan posisi harga yang tinggi. Nilai 12.099 HKD itu disebut naik sekitar 19 persen dibanding generasi sebelumnya, sehingga pasar membaca perangkat ini sebagai flagship yang diposisikan lebih agresif.
Ada pula kemungkinan harga yang terlihat di Amazon Eropa tidak sepenuhnya mencerminkan unit ponselnya saja. Daftar tersebut berpeluang mencakup bundling dengan headphone Sony WH-1000XM6 terbaru, sehingga angka akhirnya tampak lebih besar dari harga perangkat tunggal.
Dapur pacu dan ciri khas yang dipertahankan
Di sisi performa, Xperia 1 VIII dikabarkan akan mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5. Bocoran lain juga menyebut RAM 12 GB, yang menguatkan kesan bahwa Sony menyiapkan perangkat ini untuk kelas atas yang menuntut kinerja tinggi.
Meski mengusung spesifikasi modern, Sony tetap mempertahankan headphone jack 3,5 mm. Fitur ini semakin jarang ditemukan pada ponsel premium dan menjadi salah satu pembeda paling jelas dari lini Xperia di tengah pasar flagship yang makin seragam.
Layar dan pendekatan software
Untuk bagian visual, Xperia 1 VIII disebut membawa layar OLED 6,5 inci dengan refresh rate 120Hz dan rasio 19,5:9. Kombinasi ini memberi arah desain yang tetap modern, sambil menjaga identitas visual khas Sony.
Sony juga menyiapkan “Xperia AI” untuk membantu optimasi kinerja dan daya tahan baterai. Perusahaan mengklaim baterainya mampu bertahan hingga dua hari, sehingga perangkat ini tidak hanya menonjol di performa, tetapi juga di efisiensi penggunaan harian.
Telefoto jadi pusat perhatian
Bagian yang paling mencuri perhatian justru datang dari sektor kamera. Sony mengganti lensa zoom optik kontinu pada model sebelumnya dengan kamera telefoto tetap 70 mm dan zoom optik 3x.
Perubahan itu diimbangi dengan sensor yang jauh lebih besar, yakni 48 MP berukuran 1/1.56 inci. Angka ini naik signifikan dari sensor 12 MP pada generasi lama, dan ukuran sensor yang lebih besar diperkirakan memberi hasil lebih baik saat memotret dalam kondisi minim cahaya karena mampu menangkap cahaya lebih optimal serta menghasilkan detail yang lebih bersih.
Warna dan rencana kehadiran
IT Home menyebut Xperia 1 VIII akan hadir dalam pilihan Graphite Black, Iolite Silver, Garnet Red, dan Native Gold. Empat warna ini menunjukkan Sony masih menjaga kesan premium lewat palet yang elegan dan beragam.
Perangkat ini diprediksi meluncur secara komersial pada akhir Mei atau Juni di wilayah Eropa, Jepang, dan Hong Kong. Sementara itu, pasar Indonesia belum masuk peta penjualan Sony Xperia sejak 2016, sehingga konsumen di Tanah Air kemungkinan harus mengandalkan pengiriman internasional bila ingin memburunya.
Source: www.suara.com