Bagi pengguna Android yang sudah lama menunggu pembaruan besar Snapseed, kabar terbaru ini akhirnya memberi jawaban. Google resmi merilis Snapseed 4.0 ke Play Store, dan pembaruan ini langsung menarik perhatian karena membawa kamera bawaan baru serta rangkaian fitur edit yang tetap gratis.
Yang membuat rilis ini terasa menonjol bukan hanya fiturnya, tetapi juga jeda pembaruan yang cukup panjang. Snapseed terakhir mendapat pembaruan untuk Android pada Mei 2024, sementara pengguna iOS lebih dulu menerima sejumlah fitur baru pada Februari.
Sorotan utama ada pada Snapseed Camera, kamera baru yang kini menjadi bagian dari aplikasi. Lewat fitur ini, pengguna bisa memotret langsung dengan gaya kustom atau tampilan film, lalu melihat efeknya menyesuaikan secara real-time setelah foto diambil.
Pendekatan itu membuat proses kerja terasa lebih cepat karena hasil visual bisa mendekati tampilan akhir sejak awal. Efek yang sudah diterapkan juga tidak terkunci, sehingga pengguna masih dapat mengubahnya atau mengembalikannya ke kondisi semula.
Google juga memperkuat sisi gaya film dengan tampilan vintage yang dibuat lebih realistis. Di dalamnya ada dukungan efek Halation, Bloom, dan Grain untuk menghadirkan nuansa analog yang lebih kuat.
Halation memberi cahaya sorot khas lensa analog klasik. Bloom menambahkan difusi lembut pada sumber cahaya agar hasil terlihat lebih sinematik, sementara Grain membantu membangun tekstur visual ala film.
Fokus pada efisiensi edit
Selain kamera baru, Snapseed 4.0 membawa smart masking yang memungkinkan pemilihan subjek atau latar belakang hanya lewat satu ketukan. Fitur ini ditujukan untuk mempercepat edit terarah tanpa perlu seleksi manual yang rumit.
Google juga menambahkan batch editing, sehingga tampilan dan edit favorit bisa diterapkan ke banyak foto sekaligus. Fitur ini berguna untuk menjaga konsistensi hasil pada satu rangkaian gambar.
Pendekatan non-destruktif tetap dipertahankan di versi ini. Pengguna bisa membatalkan perubahan atau kembali ke foto asli kapan saja selama proses penyuntingan berlangsung.
Alat lama tetap lengkap
Di sisi file, Snapseed 4.0 masih mendukung JPG dan sebagian tipe RAW dengan kontrol yang lebih presisi. Aplikasi ini juga tetap membawa lebih dari 30 alat dan filter pro.
Untuk pengaturan dasar, tersedia Adjust untuk eksposur dan warna, baik otomatis maupun manual. Ada juga White Balance, Curves, Color HSL, dan Dehaze untuk kontrol tonal serta warna yang lebih rinci.
Pengguna yang ingin mengedit area tertentu bisa memanfaatkan Selective, Brush, dan One-Touch Masking. Kombinasi ini memberi kendali spesifik pada brightness, contrast, saturation, warmth, atau area subjek tertentu tanpa mengganggu bagian lain.
Bagian retouching juga tetap disiapkan lewat Healing untuk menghapus objek yang tidak diinginkan dari foto. Sementara itu, Portrait hadir untuk meningkatkan pencahayaan, menyesuaikan pose, dan menyempurnakan fitur wajah secara cepat.
Masih gratis tanpa batasan iklan
Snapseed 4.0 juga mempertahankan alat komposisi dan geometri yang sudah dikenal. Pengguna mendapat Crop and Rotate, Perspective, dan Expand untuk merapikan horizon, garis bangunan, atau memperluas kanvas.
Untuk efek kreatif, pembaruan ini mencakup Double Exposure, Lens Blur, Glamour Glow, Vignette, Tonal Contrast, Black & White, dan Details. Pilihan ini membuat pengguna punya ruang yang luas untuk membuat tampilan dari bokeh lembut sampai monokrom bergaya kamar gelap.
Fitur Film menjadi salah satu bagian yang paling disorot karena kini memakai simulasi film yang diperbarui. Google menyebut tampilannya meniru stok film bersejarah dengan hasil yang lebih realistis.
Di tengah banyaknya aplikasi edit foto yang mengandalkan langganan, Snapseed tetap mengambil jalur berbeda. Seluruh fitur di Snapseed 4.0 tersedia tanpa langganan, tanpa pembelian dalam aplikasi, tanpa iklan, dan tanpa watermark.
Source: www.androidpolice.com