SK Baru PPP Sukabumi Jadi Sinyal Mesin Partai Bergerak, Andri Siap Konsolidasi 47 Kecamatan

Konsolidasi internal menjadi pekerjaan paling mendesak bagi PPP Kabupaten Sukabumi setelah kepengurusan barunya resmi menerima Surat Keputusan dari DPP. Dengan legalitas itu di tangan, mesin partai kini langsung diarahkan untuk bergerak dari tingkat kabupaten hingga ke struktur paling bawah.

Serah terima SK berlangsung di Kantor DPC PPP Kabupaten Sukabumi dan disaksikan jajaran pengurus yang memenuhi aula kantor. Wakil Ketua DPW PPP Jawa Barat, M. Almanfaluthi Hakiem, menyerahkan langsung SK susunan dan personalia kepengurusan periode 2026-2031 kepada H. Andri Hidayana yang didampingi Sekretaris DPC PPP yang baru, Budri Kustiawan.

Bagi Almanfaluthi, penyerahan SK ini bukan sekadar agenda administratif. Ia menilai momentum tersebut harus segera diikuti langkah nyata agar organisasi bisa bergerak lebih masif menghadapi tantangan politik ke depan.

Ia juga menegaskan adanya pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan pengurus baru sesuai konstitusi partai. Di level kecamatan, DPC diminta menggelar Musyawarah Anak Cabang, sementara di tingkat desa perlu dijalankan Musyawarah Ranting.

Dari prosesi itu, Almanfaluthi melihat tanda kesiapan yang kuat dari kepengurusan baru. Ia menyebut komposisi yang hadir memperlihatkan keseriusan untuk memperkuat organisasi secara lebih terarah.

Di sisi lain, Andri Hidayana langsung memberi sinyal bahwa masa menunggu sudah lewat. Ia menempatkan SK tersebut sebagai amanah besar untuk mengembalikan kejayaan PPP di Kabupaten Sukabumi, bukan hanya sebagai pengesahan formal kepengurusan.

Andri menyampaikan terima kasih kepada DPP dan DPW PPP Jawa Barat atas kepercayaan yang diberikan. Setelah itu, ia menegaskan pengurus tidak punya ruang untuk bersantai dan harus segera bekerja.

Langkah awal yang disiapkan adalah konsolidasi maraton di 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Menurut Andri, penguatan struktur di tingkat kecamatan menjadi bagian penting agar organisasi benar-benar solid dan siap bergerak.

Bagi Andri, pondasi PPP berada di ranting dan kecamatan. Karena itu, penguatan dua lapisan struktur tersebut menjadi prioritas utama sebelum partai melangkah ke tahap kerja politik berikutnya.

Setelah konsolidasi internal berjalan, perhatian berikutnya akan diarahkan pada upaya merebut simpati masyarakat Kabupaten Sukabumi. Andri menilai modal penting untuk itu sudah ada pada komposisi pengurus yang solid dan siap bekerja.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara senior dan kader muda di tubuh kepengurusan baru. Kombinasi itu, menurutnya, dibutuhkan agar mesin partai berjalan lebih efektif saat masuk ke fase kerja politik yang lebih luas.

Dengan turunnya SK ini, fase formal pasca Muscab ke-10 dinyatakan selesai dan pekerjaan lapangan mulai mengambil peran utama. Kini perhatian di tubuh PPP Kabupaten Sukabumi tertuju pada seberapa cepat struktur baru itu bisa bergerak sampai ke desa.

Source: sukabumisatu.com
Exit mobile version