Penutupan Ask.com menjadi pengingat bahwa sejarah mesin pencari tidak hanya ditulis oleh pemain besar yang masih bertahan hingga sekarang. Ada nama-nama lama yang dulu sangat lekat dengan pengalaman menjelajah internet, lalu perlahan tergeser oleh perubahan arah industri.
IAC mengonfirmasi bahwa Ask.com resmi ditutup pada 1 Mei 2026 setelah 25 tahun menjawab pertanyaan pengguna di internet. Keputusan itu diambil sebagai bagian dari upaya perusahaan mempersempit fokus bisnis, sekaligus menutup satu bab panjang dari era awal pencarian web.
Dari Ask Jeeves ke Ask.com
Jauh sebelum memakai nama Ask.com, layanan ini dikenal sebagai Ask Jeeves. Perjalanan itu dimulai pada 1997 di Berkeley oleh Garrett Gruener dan David Warthen, setahun sebelum Google hadir dan kemudian menguasai pasar pencarian.
Pada masa awal internet, Ask Jeeves punya daya tarik yang berbeda. Layanan ini menonjol lewat pemrosesan bahasa alami yang membuat pencarian terasa lebih ramah bagi pengguna.
Citra itu makin kuat berkat sosok pelayan bernama Jeeves, yang terinspirasi dari tokoh P.G. Wodehouse. Maskot tersebut bahkan sempat tampil di Macy’s Thanksgiving Day Parade dan menjadikan Ask Jeeves salah satu logo korporat paling ikonik di awal 2000-an.
Perubahan nama dan arah bisnis
Ketika kepemilikannya berpindah ke IAC, identitas Ask Jeeves mulai digeser. Pada 2006, kata “Jeeves” dan logo valet dihapus, lalu setahun kemudian nama Ask.com dipakai sebagai identitas utama.
Perubahan itu menandai titik balik penting dalam perjalanan bisnis perusahaan. Meski begitu, banyak pengguna masih mengingat nama lamanya dengan kuat, sehingga jejak Ask Jeeves tetap melekat lama di benak publik.
Ask.com sempat kembali mencuri perhatian pada 2009 ketika disebut sebagai mesin pencari resmi NASCAR. Namun, sorotan itu tidak cukup untuk membalik arah besar industri yang terus bergerak ke pemain baru.
Penutupan di tengah perubahan industri
Langkah Ask.com berhenti beroperasi muncul saat dunia pencarian memasuki fase yang berbeda. Banyak perusahaan teknologi kini memposisikan agen kecerdasan buatan generatif sebagai masa depan penelusuran web, sehingga model pencarian lama kian kehilangan tempat.
Dalam pesan perpisahannya, Ask.com menyampaikan terima kasih kepada para insinyur, desainer, dan tim yang telah membangunnya selama bertahun-tahun. Situs itu juga berterima kasih kepada jutaan pengguna yang pernah datang mencari jawaban di sana.
Ask.com menutup pesannya dengan kalimat bahwa semangat Jeeves tetap hidup. Bagi banyak pengguna internet lama, penutupan ini bukan sekadar berakhirnya sebuah situs, melainkan juga tanda sunyi bahwa era web yang dulu terasa baru dan penuh rasa ingin tahu benar-benar telah bergeser.





