Sinchan Sampai Ultraman Tiga Hadir Di Jakarta, MMAJ 2026 Penuhi Rasa Kangen Era 90-an

MMAJ Jakarta 2026 menonjol bukan hanya sebagai festival anime, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara hiburan dan industri kreatif. Di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan, gelaran selama dua hari pada 30-31 Mei 2026 itu menghadirkan suasana ramai yang dipenuhi pengunjung dari berbagai minat.

Daya tarik terbesarnya datang dari kombinasi agenda acara dan kehadiran tokoh-tokoh yang sudah akrab di layar kaca. Banyak pengunjung datang untuk melihat kembali karakter yang dulu menemani akhir pekan masa kecil, mulai dari Crayon Shinchan, Ultraman Tiga, Ultraman Omega, Chibi Maruko-chan, hingga Doraemon.

Nostalgia yang menjadi magnet utama

Respons paling kuat justru muncul dari sisi nostalgia. Kehadiran karakter era 90-an membuat suasana festival terasa hangat dan akrab, seolah membawa kembali memori tontonan keluarga yang lekat di banyak rumah.

Shinchan tampil dengan ciri usil dan humoris yang sudah lama dikenal. Di sisi lain, Chibi Maruko-chan hadir dengan kesan polos dan ceria, sementara Doraemon tetap membawa identitas robot kucing abad ke-22 dengan kantong ajaibnya.

Ultraman juga menarik perhatian besar karena tetap identik sebagai sosok pahlawan yang melawan monster. Pose-pose ikonik dari Ultraman Tiga dan Ultraman Omega ikut memperkuat kesan nostalgia yang dicari banyak pengunjung.

Aktivitas yang mengisi area acara

Selama acara berlangsung, pengunjung tidak hanya datang untuk bertemu karakter favorit. Mereka juga bisa menikmati live performance, workshop, booth, meet and greet dengan guest star, serta pemutaran film anime.

Ragam kegiatan itu membuat area acara terus dipadati pengunjung dengan minat yang berbeda-beda. Meski formatnya bertumpu pada hiburan, atmosfer yang tercipta tetap terasa familier karena banyak elemen yang dekat dengan ingatan masa kecil.

Sesi meet and greet dengan Ultraman Tiga dan Ultraman Omega menjadi salah satu titik paling ramai. Antusiasme pengunjung terlihat tinggi, dan momen itu menjadi salah satu yang paling banyak diburu selama gelaran berlangsung.

Lebih dari festival anime biasa

MMAJ Jakarta 2026 juga membawa tujuan yang lebih luas di luar hiburan. Acara ini diposisikan untuk memperkuat kolaborasi lintas industri antara Indonesia dan Jepang, terutama di sektor kreatif, entertainment, dan Intellectual Property atau IP.

Format MMAJ sebelumnya sudah digelar di India pada 2024 dan 2025. Dalam dua penyelenggaraan itu, jumlah pengunjung disebut mencapai sekitar 100 ribu orang, yang menunjukkan model acara ini punya daya tarik besar.

Indonesia kemudian dipilih sebagai negara berikutnya karena beberapa pertimbangan. Basis penggemar budaya Jepang yang besar, komunitas kreatif yang aktif, dan pasar anak muda yang terus berkembang menjadi alasan utama.

Kolaborasi lintas institusi Jepang dan Indonesia

Acara ini juga disebut sebagai salah satu platform official Japanese IP pertama di Indonesia. Pelaksanaannya melibatkan kolaborasi dengan sejumlah institusi Jepang dan mitra strategis yang memperkuat posisi acara sebagai ruang pertemuan budaya dan industri kreatif.

Pihak yang terlibat antara lain Japan Foundation, Japan External Trade Organization, Japan National Tourism Organization, Embassy of Japan in Indonesia, EKRAF, SMBC, dan CT Corp. Kehadiran para mitra tersebut menegaskan bahwa MMAJ Jakarta 2026 bukan sekadar ajang temu penggemar, melainkan juga bagian dari ekosistem kolaborasi yang lebih luas.

Di tengah seluruh aktivitas itu, nostalgia tetap menjadi elemen yang paling mudah menarik perhatian. Kehadiran tokoh-tokoh klasik membuat festival anime ini terasa dekat, sekaligus menghidupkan kembali memori kolektif yang kuat di kalangan pengunjung.

Source: www.beautynesia.id

Baca Juga

Back to top button