Suasana di Jembatan Cirahong mendadak berubah ramai setelah kabar adanya seorang lansia yang diduga melompat ke Sungai Citanduy menyebar cepat. Pusat perhatian warga langsung tertuju ke area perbatasan Ciamis dan Tasikmalaya, sementara petugas bergerak menelusuri aliran sungai untuk mencari keberadaannya.
Keramaian di sekitar jembatan sempat membuat arus sepeda motor tersendat. Di titik yang sama, petugas gabungan dari dua wilayah turun tangan karena lokasi kejadian berada di batas administratif Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.
Pencarian dilakukan oleh anggota kepolisian dari Polres Ciamis dan Polres Tasikmalaya bersama BPBD Ciamis, BPBD Tasikmalaya, Tagana, dan PMI. Mereka menyisir area sungai untuk memastikan apakah korban benar-benar masuk ke aliran Citanduy dan terbawa arus.
Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, membenarkan adanya laporan dugaan orang bunuh diri di Jembatan Cirahong. Ia menyampaikan bahwa informasi awal yang diterima dari Damkar Ciamis mengarah pada dugaan korban jatuh ke sungai setelah melompat dari jembatan.
Menurut Ani, laporan sementara menyebut korban diduga terbawa arus setelah masuk ke sungai. Hingga pencarian berlangsung, petugas belum memberikan keterangan lanjutan mengenai hasil penelusuran di aliran Citanduy.
Di tengah proses pencarian, muncul keterangan dari seorang saksi yang mengaku sempat melihat korban sebelum kabar itu ramai. Saksi tersebut adalah Teti Sumiati (51), pemilik warung di wilayah Manonjaya, Tasikmalaya.
Teti menuturkan pria lansia itu datang sendiri ke warungnya sekitar pukul 08.00 WIB dengan sepeda. Saat itu, pria yang diperkirakan berusia sekitar 71 tahun tersebut membeli roti, dua cokelat, dan satu botol air mineral.
Ia juga sempat berbincang singkat dengan pria itu. Menurut pengakuannya, sang lansia mengatakan hendak menyeberang dan berjalan-jalan di sekitar jembatan.
Tak lama setelah pertemuan singkat itu, Teti mendengar kabar adanya dugaan orang loncat dari Jembatan Cirahong. Warga kemudian menemukan kantong plastik berisi jajanan yang diduga milik korban di sekitar lokasi.
Sepeda yang ditinggalkan di area jembatan juga sudah dievakuasi polisi ke Polsek Manonjaya. Keberadaan sepeda itu menjadi salah satu petunjuk awal yang menguatkan dugaan bahwa pria tersebut datang ke kawasan jembatan seorang diri.
Hingga Jumat siang, penyisiran masih terus dilakukan di sekitar aliran Sungai Citanduy. Petugas tetap fokus menelusuri jalur air yang diduga menjadi lintasan korban setelah peristiwa di jembatan yang menghubungkan dua wilayah itu.
Source: www.detik.com




