Alibaba kembali jadi sorotan bukan karena ponsel atau aksesori biasa, melainkan karena perangkat laser berdaya tinggi yang dipajang terbuka dengan kemasan nama yang terdengar teknis. Di platform itu, senjata laser semacam ini tidak hanya tampil dengan deskripsi penjualan yang disamarkan, tetapi juga tersedia dengan opsi pembayaran yang membuat proses belanja terasa semakin ringan.
Yang membuat situasi ini menonjol adalah kombinasi antara risiko perangkat dan cara distribusinya. Barang dengan potensi bahaya serius itu muncul di marketplace besar, lalu ditawarkan seperti alat industri biasa, lengkap dengan harga yang jelas dan jalur pembelian yang tidak sepenuhnya tertutup untuk pembeli perorangan.
Dibungkus sebagai alat teknis
Di laman Alibaba milik Shenzhen Liyang Welding Equipment Co. Ltd., produk itu dipasarkan sebagai “mesin laser genggam 400W-500W untuk menyingkirkan halangan”. Harga satu unitnya berada di kisaran US$ 885 atau sekitar Rp 15,7 juta hingga US$ 1.150 atau sekitar Rp 20,38 juta, tergantung spesifikasi dan jumlah pesanan.
Produk lain muncul dari Gonglian International Trade (Nanjing) Co. Ltd. dengan label “pemantik yang dikendalikan dari jauh”. Perangkat berspesifikasi 1 kW dan 58 V itu ditawarkan seharga US$ 1.600 atau sekitar Rp 28,36 juta.
Pencarian dengan kata kunci “penyingkir hambatan” di Alibaba.com juga menampilkan beberapa sistem laser lain. Pilihannya tidak hanya berbentuk alat genggam, tetapi juga perangkat yang berdiri dengan tripod.
Risiko yang tidak bisa dianggap ringan
Masalah utama dari perangkat seperti ini bukan sekadar nama produknya yang disamarkan. Daya pancarnya membawa risiko nyata bagi mata dan kulit, terutama jika digunakan tanpa perlindungan yang memadai.
Menurut presentasi keselamatan laser di University of Utah, pancaran laser 500 mW selama seperempat detik saja bisa menyebabkan kerusakan mata permanen. Paparan 1/100 detik atau lebih sebentar pun sudah disebut cukup berbahaya.
Dengan spesifikasi 1 kW, perangkat yang dijual Gonglian Trade Co. memiliki kekuatan dua kali lebih besar dari angka 500 mW yang disebut dalam penjelasan keselamatan tersebut. Pada level itu, perangkat disebut dapat merusak kulit dan mata, sementara alat laser genggam juga memiliki potensi kebocoran radiasi infra merah.
Akses belanja yang terasa lebih longgar
Alibaba memang berbeda dari marketplace konsumen seperti Temu dan eBay karena pembeli tetap harus melewati proses administrasi. Namun, platform ini tidak mewajibkan pembelian dalam partai besar.
Kondisi itu membuka peluang bagi pembeli yang bisa lolos proses transaksi di platform untuk membeli produk tersebut tanpa harus menjadi pembeli grosir. Artinya, akses ke perangkat berisiko tinggi itu tidak sepenuhnya dibatasi pada jalur industri khusus.
Yang membuatnya semakin mencolok, senjata laser tersebut juga bisa dibeli lewat fasilitas pay later dan cicilan. Opsi pembayaran seperti Klarna dan PayPal ikut tersedia, sehingga proses pembelian menjadi lebih mudah dijangkau.
Kombinasi antara spesifikasi tinggi, harga yang masih berada dalam jangkauan untuk kategori perangkat berdaya besar, dan mekanisme belanja yang fleksibel membuat penawaran ini berbeda dari barang industri biasa. Alibaba pun terlihat menjadi ruang di mana teknologi berisiko tinggi bisa tampil terbuka dengan kemasan yang dibuat seolah-olah tidak terlalu mencolok.
Source: www.cnbcindonesia.com