Pilihan teh premium di Indonesia kini mendapat wajah baru dengan hadirnya Harney & Sons Tea lewat penjualan perdana di Tanta Resto & Lounge, Plaza Senayan, Jakarta. Kehadiran ini memberi akses awal bagi konsumen Tanah Air untuk menikmati sembilan varian teh yang dibawa langsung dari merek asal Amerika Serikat tersebut.
Langkah ini juga menandai perluasan jejak Harney & Sons ke kawasan Asia-Pasifik. Merek yang sudah hadir di lebih dari 50 negara itu memilih ruang bersantap berkelas sebagai pintu masuk awal di Indonesia, sejalan dengan citra yang selama ini dibangun lewat sajian premium dan tampilan yang elegan.
Masuk lewat ruang hospitality kelas atas
Pemilihan Tanta Resto & Lounge bukan tanpa alasan. Tempat ini dianggap cocok dengan identitas Harney & Sons yang menonjolkan tradisi, kualitas, dan pengalaman minum teh yang rapi dalam penyajiannya.
Masuknya merek ini ke Indonesia juga diposisikan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pijakan di Asia-Pasifik. Dengan jalur distribusi resmi di Indonesia, Harney & Sons mulai memperkenalkan karakter mereknya melalui pengalaman langsung di ruang yang relevan dengan target pasarnya.
Merek dengan sejarah panjang
Harney & Sons Tea berawal dari Salisbury, Connecticut, pada 1983 ketika John Harney mendirikan merek tersebut. Sejak awal, pendekatannya menggabungkan teknik tradisional dengan inovasi modern dalam pengolahan teh.
Selama lebih dari empat dekade, Harney & Sons berkembang menjadi produsen artisan tea premium dengan lebih dari 300 varian. Reputasi itu membuatnya dikenal sebagai salah satu nama besar di pasar teh dunia.
Sembilan varian untuk perkenalan awal
Untuk debut di Indonesia, Harney & Sons membawa sembilan varian unggulan dengan karakter rasa yang berbeda-beda. Komposisinya mencakup teh hitam, teh hijau, herbal, hingga campuran bebas kafein agar bisa menjangkau selera yang lebih luas.
Paris menjadi salah satu varian yang menonjol karena terinspirasi dari pengalaman Mike Harney menikmati teh di berbagai tea shop di Paris. Blend ini memadukan teh hitam fruity dengan vanila, karamel, dan aroma bergamot yang lembut.
African Autumn memakai rooibos dari Afrika Selatan dan dikenal kaya antioksidan. Campuran rooibos organik, hibiscus, dan kulit jeruk memberi rasa yang ringan, segar, dan bebas kafein.
Hot Cinnamon Sunset termasuk varian legendaris yang dikembangkan John Harney pada awal 1980-an. Perpaduan teh hitam, tiga jenis kayu manis, kulit jeruk, dan cengkeh menghasilkan karakter hangat, bold, dan kaya rempah tanpa tambahan gula.
Karakter floral, segar, dan menenangkan
Dari kelompok herbal dan teh ringan, Chamomile menawarkan Egyptian chamomile berkualitas tinggi dengan karakter floral yang lembut. Varian ini ditujukan memberi sensasi menenangkan dan cocok diminum sebelum beristirahat.
Peppermint Herbal memakai peppermint asal Washington State untuk menghasilkan tisane dengan aroma segar dan rasa crisp. Varian bebas kafein ini juga dikenal memberi sensasi menenangkan, terutama untuk pencernaan.
Cherry Blossom hadir dengan perpaduan green tea, rasa ceri, dan aroma floral yang halus. Inspirasi varian ini datang dari kunjungan Mike dan Brigitte Harney ke Tokyo saat musim semi, sehingga nuansanya terasa ringan dan elegan.
Dua teh premium lain yang melengkapi pilihan
Dragon Pearl Jasmine merupakan teh hijau premium dari Provinsi Fujian, Tiongkok, yang digulung tangan menjadi bentuk mutiara kecil. Infusi bunga melati memberi aroma floral yang wangi dengan rasa ringan dan lembut.
Winter White Earl Grey menjadi versi lebih ringan dari Earl Grey klasik. White tea dijadikan dasar lalu dipadukan dengan bergamot yang lembut untuk menghasilkan rasa halus dengan sentuhan citrus yang segar.
English Breakfast melengkapi daftar dengan perpaduan teh hitam pilihan yang punya karakter kuat, kaya, dan seimbang. Body yang penuh dan sentuhan malt yang halus membuatnya cocok diminum pada pagi hari.
Kemasan yang ikut membentuk citra
Selain rasa, Harney & Sons juga menonjolkan kemasan tin ikonik yang elegan dan collectible. Kemasan ini membuat produknya menarik sebagai bingkisan eksklusif sekaligus untuk dinikmati dalam momen personal.
Liana Setiawan, Commercial Director PT Sinergi Prosperia Global selaku distributor resmi di Indonesia, menyebut Harney & Sons sebagai salah satu merek teh papan atas dunia. Ia juga menyebut merek ini sebagai top 10 tea di dunia dengan lebih dari 300 varian.
Kehadiran Harney & Sons di Indonesia membuka tahap awal yang penting bagi merek tersebut di pasar teh premium Tanah Air. Di sisi lain, Liana berharap langkah ini ikut membuka peluang agar teh dan rempah Indonesia semakin dikenal lebih luas di pasar global.
Source: www.medcom.id