Scoopy 2026 Tetap Menarik, Iritnya Juara Tapi Tenaga Atasnya Masih Menahan Laju

Jika yang dicari dari sebuah skutik adalah ringan, hemat, dan praktis untuk dipakai harian, Honda Scoopy masih punya alasan kuat untuk masuk daftar pilihan pada 2026. Motor ini tidak mengejar performa agresif, tetapi menawarkan paket yang justru disukai banyak pengguna perkotaan.

Daya tarik itu membuat Scoopy tetap relevan meski pasar skutik terus ramai. Apalagi penjualannya sudah menembus lebih dari 8,5 juta unit, sebuah angka yang menunjukkan model ini sudah lama diterima sebagai kendaraan harian yang akrab di jalanan kota.

Identitas retro modern masih dijaga

Pada penghujung 2024, Astra Honda Motor merilis generasi keenam atau model year 2025 dari Scoopy. Memasuki 2026, pembaruan pada model ini masih terasa cukup segar untuk menunjang kebutuhan antar-jemput, bekerja, dan mobilitas urban lain.

Honda tetap mempertahankan siluet S-shape di bodi samping agar identitas Scoopy tidak hilang. Perubahan paling terlihat justru ada di bagian depan lewat lampu utama Crystal Box yang tampil lebih modern.

Lampu sein juga dipindah ke bagian bawah dengan bentuk menyerupai huruf D. Kombinasi itu membuat Scoopy tetap membawa nuansa retro modern tanpa meninggalkan ciri dasarnya.

Lebih ringan dan mudah dipakai sehari-hari

Salah satu nilai jual Scoopy ada pada bobotnya yang ringan. Pada generasi terbaru, motor ini dibuat lebih ringan 1 kg lewat penyesuaian komponen pengereman dan penggunaan behel berbahan plastik.

Varian Smart Key tercatat berbobot 93 kg, sedangkan tipe standar 94 kg. Selisih dan bobot yang relatif ringan ini terasa membantu saat motor didorong di area sempit, diparkir, atau ditegakkan di standar dua.

Kepraktisan Scoopy juga diperkuat oleh ruang penyimpanan tertutup di bawah setang yang kini menjadi 4 liter. Di area itu tersedia power outlet USB Type-C, sehingga pengisian daya ponsel menjadi lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna masa kini.

Dek rata masih dipertahankan dan memberi fleksibilitas saat membawa barang. Konfigurasi ini membuat Scoopy tetap nyaman untuk belanja ringan atau keperluan harian jarak dekat.

Hemat bahan bakar, tapi ada batas yang perlu dipahami

Mesin 110cc eSP menjadi alasan utama Scoopy tetap menarik. Konsumsi bahan bakarnya disebut bisa mencapai 58 sampai 59 km per liter, angka yang sangat menggoda bagi komuter perkotaan.

Karakter mesin ini dibuat responsif di putaran bawah sampai menengah. Setelan tersebut cocok untuk kondisi stop and go yang memang sering ditemui di jalan kota.

Namun, ada sisi lain yang perlu diperhitungkan sebelum membeli. Saat dipacu pada kecepatan lebih tinggi atau melewati tanjakan curam, tenaga Scoopy terasa kurang bertenaga.

Karakter mesin overstroke yang mengejar efisiensi membuat performa atas terasa lebih loyo, terutama saat dibawa berboncengan. Karena itu, motor ini lebih pas dipakai santai daripada dituntut untuk akselerasi agresif.

Ada detail praktis yang perlu dicermati

Selain soal tenaga, penggunaan behel belakang berbahan plastik juga menjadi catatan. Untuk pemakaian harian normal, komponen ini masih dianggap aman, tetapi ketahanannya perlu diperhatikan bila motor sering menerima beban berat atau tekanan keras.

Dalam jangka panjang, behel plastik berpeluang retak atau patah jika terus dipaksa bekerja di luar batas wajar. Poin ini penting bagi pengguna yang kerap membawa barang atau memakai motor secara intensif.

Pilihan warna juga punya konsekuensi praktis. Pada tipe Prestige White, finishing mutiara semi-doff memberi kesan elegan, tetapi permukaannya lebih mudah terlihat kotor.

Bercak dan noda lebih gampang menempel pada warna tersebut. Karena itu, pengguna yang ingin tampilan tetap bersih perlu memberi perhatian ekstra pada perawatannya.

Harga per Mei 2026

Berikut harga beberapa varian Honda Scoopy yang dipasarkan per Mei 2026:

VarianHarga
Scoopy FashionRp23.101.000
Scoopy PrestigeRp23.906.000
Scoopy StylishRp23.906.000

Rentang harga tersebut membuat Scoopy masih berada di level kompetitif untuk kelas skutik fashion 110cc. Dengan desain baru, fitur fungsional, dan efisiensi bahan bakar, model ini tetap kuat untuk pengguna yang lebih mengutamakan gaya dan kepraktisan dibanding performa tinggi.

Karena bobotnya ringan dan mudah diajak bermanuver, Scoopy masih sering dipandang cocok untuk pengendara wanita. Motor ini terasa mendukung kebutuhan harian di lingkungan perkotaan, terutama saat mobilitas menuntut kepraktisan tanpa banyak kompromi.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button