Saige menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar penting untuk motor listrik dan kendaraan listrik ringan dengan menyiapkan lima model sekaligus. Langkah itu tidak berhenti pada penjualan produk, karena perusahaan juga sudah membangun basis produksi di Karawang, Jawa Barat.
Strategi tersebut menunjukkan bahwa Saige ingin tumbuh bersama pasar lokal, bukan sekadar hadir lewat distribusi. Di saat yang sama, perusahaan melihat Indonesia sebagai wilayah yang punya peran besar dalam pengembangan pasar EV di Asia Tenggara.
Basis produksi di Karawang jadi pijakan baru
Pabrik baru Saige di Karawang diresmikan pada Sabtu, 30 Mei 2026. Fasilitas ini diposisikan sebagai dukungan untuk memperluas jangkauan motor listrik sekaligus investasi jangka panjang di Indonesia.
General Manager International Saige, Jordan Lee, menilai Indonesia bisa menjadi mitra bisnis motor listrik dengan pangsa pasar yang kuat. Menurut dia, pemilihan Indonesia juga selaras dengan status kawasan ini sebagai pusat pengembangan pasar EV di Asia Tenggara.
Saige menegaskan fasilitas produksi di Indonesia akan mengikuti standarisasi pengembangan dan produksi EV yang sama seperti pabrikan di China. Perusahaan ingin menjaga kualitas produk tetap konsisten saat masuk ke pasar lokal.
Lima model langsung disiapkan
Bersamaan dengan peresmian pabrik, Saige memperkenalkan lima model untuk konsumen nasional. Kelima model itu adalah Latte Pro, Macha, Vintage, Luna Mini, dan SG Apex.
Empat model pertama, yakni Latte Pro, Macha, Luna Mini, dan Vintage, masuk kategori sepeda listrik yang tampil mirip motor listrik. Saige menyebut keempatnya hadir dengan desain ergonomis dan harga ekonomis untuk menjadi alternatif bagi konsumen.
Di sisi lain, SG Apex menjadi model motor listrik utama yang dibawa Saige ke Indonesia. Model ini memakai mesin 1500W, memiliki top speed 75 km/jam, dan jarak tempuh 70 km.
Menyasar kebutuhan yang berbeda
Kombinasi produk ekonomis dan model berperforma lebih tinggi memperlihatkan cara Saige membaca pasar Indonesia. Perusahaan tampaknya ingin memberi pilihan yang lebih luas agar konsumen bisa menyesuaikan kendaraan dengan kebutuhan harian.
Empat model berbiaya ekonomis disiapkan untuk pembeli yang mencari opsi praktis. Sementara itu, SG Apex diarahkan kepada konsumen yang menginginkan performa lebih besar dalam penggunaan harian.
Saige juga menyampaikan apresiasi atas dukungan konsumen EV di Indonesia. Dukungan itu dinilai memperkuat fondasi merek sekaligus menguatkan keputusan perusahaan untuk berinvestasi dan membangun fasilitas produksi di dalam negeri.
Dengan pabrik di Karawang dan lima model yang langsung disiapkan, Saige memperlihatkan arah ekspansi yang lebih serius di Indonesia. Posisi Indonesia pun makin penting dalam peta pengembangan motor listrik dan sepeda listrik di kawasan Asia Tenggara.





