Meski belum akan hadir di Indonesia, iCAR V23 S sudah cukup untuk menunjukkan arah baru merek ini di segmen SUV bergaya boxy. Model tersebut tampil lebih ekstrem dari V23 reguler, terutama karena lonjakan tenaga yang membuatnya berada jauh di atas versi yang sudah dijual di Tanah Air.
Country Director iCAR Indonesia Mark Yang menegaskan belum ada rencana membawa V23 S ke pasar Indonesia. Fokus merek saat ini tetap pada V23 reguler, sambil menyiapkan kehadiran iCAR V27 pada tahun ini.
Perbedaan paling mencolok V23 S ada pada performanya, bukan sekadar tampilan luar. Jika V23 AWD sudah tergolong kencang dengan 208 hp, V23 S melonjak hingga 455 hp dan torsi 490 Nm.
Di atas kertas, angka itu menempatkan V23 S di kelas yang sangat berbeda dari V23 biasa. Klaim akselerasi 0–100 km/jam dalam 4,5 detik juga mempertegas bahwa model ini dirancang sebagai versi performa serius.
Tampilan familiar, tapi lebih tegas
Secara desain, iCAR tetap mempertahankan identitas V23 yang boxy dan retro. Nuansa off-road yang kuat juga masih terlihat, sehingga V23 S tidak kehilangan karakter dasar yang membuat model ini mudah dikenali.
Perubahan visualnya justru hadir lewat detail kecil yang memberi kesan lebih sporty. Emblem “S” berwarna merah ditempatkan di grille depan, spatbor, dan pintu bagasi.
V23 S juga mendapat grille sporty dengan desain khusus serta pelek berbeda dari versi reguler. Sentuhan itu membuat tampilannya lebih agresif tanpa mengubah bentuk dasar SUV yang sudah ikonik.
Mesin, baterai, dan jarak tempuh
Untuk memahami seberapa jauh V23 S melompat, perbandingan dengan V23 reguler memang penting. Varian RWD memakai motor tunggal 100 kW atau 134 hp, baterai LFP 59,93 kWh, torsi 180 Nm, jarak tempuh 360 km, dan akselerasi 0–100 km/jam 11 detik.
Naik satu tingkat, V23 AWD memakai dual motor 211 PS atau 208 hp, baterai NMC 81,76 kWh, torsi 292 Nm, jarak tempuh 430 km, dan akselerasi 0–100 km/jam 7,5 detik. Dari sini terlihat bahwa V23 S memang ditempatkan jauh di atas dua varian tersebut.
V23 S menggunakan baterai CATL lithium-ion 80,16 kWh dengan konfigurasi dual motor. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 550 km menurut standar CLTC.
Angka 455 hp dari motor ganda itu membuat model ini terasa berada di level yang sangat berbeda dari V23 biasa. Dengan torsi 490 Nm, karakter tenaganya jelas ditujukan untuk respons yang lebih buas.
Lebih siap menghadapi medan berat
Selain kencang di jalan raya, V23 S juga mendapat perhatian pada kemampuan jelajah. Ground clearance-nya mencapai 212 mm, atau 12 mm lebih tinggi dibanding V23 reguler yang berada di 200 mm.
Selisih tersebut membuat geometri off-road V23 S sedikit lebih percaya diri saat melewati medan menantang. iCAR juga menambahkan fitur one-touch Boost Mode untuk mengeluarkan tenaga maksimal saat dibutuhkan.
Walau fokus pengembangannya berbeda, ada sejumlah fitur yang tetap dibawa dari model reguler. Layar sentuh 15,4 inci dan sistem ADAS canggih tetap menjadi standar pada keduanya.
Di Indonesia sendiri, posisi iCAR belum berubah. V23 reguler tetap menjadi model yang dipasarkan, sementara harga resminya belum diumumkan, dan V27 disiapkan masuk pada tahun ini.