JETOUR T1 hadir dengan pendekatan yang cukup menarik untuk pasar SUV Indonesia karena tidak hanya mengandalkan tampilan tangguh, tetapi juga pilihan teknologi yang lebih beragam. Konsumen bisa memilih varian ICE atau JETOUR T1 i-DM yang membawa sistem hybrid pintar Intelligent Dual Mode, sehingga mobil ini menyasar kebutuhan harian sekaligus mobilitas yang lebih fleksibel.
Di sisi elektrifikasi, varian i-DM menjadi sorotan utama karena mampu berjalan hingga 100 kilometer dalam mode EV berdasarkan standar WLTC. Untuk penggunaan rutin, baterai LFP-nya juga mendukung pengisian DC fast charging dari 30 persen ke 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit.
Sistem i-DM bekerja dengan menggabungkan mesin bensin dan motor listrik secara otomatis sesuai kondisi jalan. JETOUR menyematkan tiga komponen utama pada sistem ini, yaitu mesin ACTECO 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, Dedicated Hybrid Transmission, dan baterai LFP 18,4 kWh.
Tenaga yang dihasilkan juga cukup besar untuk kelasnya. Mesin bensinnya menghasilkan 136 PS dan torsi 220 Nm, sedangkan motor listriknya menyumbang tenaga hingga 204 PS dengan torsi 310 Nm.
Untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara, JETOUR menyediakan beberapa mode yang bisa dipilih sesuai situasi. Ada Pure EV Drive untuk penggunaan dalam kota, lalu Intelligent Hybrid, Series Drive, Parallel Drive, dan Direct Engine Drive untuk kondisi yang berbeda, termasuk saat baterai mulai rendah atau ketika dibutuhkan akselerasi maksimal dan kecepatan tinggi.
Kabin yang dibuat lebih lapang
Dari sisi ukuran, JETOUR T1 memiliki panjang 4.705 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Proporsi ini memberi ruang kabin yang lega, sementara bagasinya mencapai 1.455 liter sehingga tetap mendukung kebutuhan keluarga maupun aktivitas luar ruang.
Paket kenyamanan di dalam kabin juga tergolong lengkap. Fitur yang tersedia meliputi Dual Zone AC, ventilated seat, leg rest penumpang depan, Nap Mode, 24 Hour Parking AC, dan sistem ventilasi otomatis kabin.
JETOUR juga menambahkan 79 titik peredam suara serta kaca akustik ganda di bagian depan dan belakang. Kombinasi tersebut ditujukan agar suasana berkendara terasa lebih tenang, terutama saat mobil dipakai dalam perjalanan jauh maupun rutinitas harian.
Fungsi tambahan untuk aktivitas luar ruang
Salah satu pembeda pada JETOUR T1 i-DM adalah fitur Vehicle-to-Load 3,3 kW. Fitur ini memungkinkan mobil menyuplai listrik ke perangkat eksternal saat dibutuhkan.
Kemampuan itu membuat SUV ini lebih relevan untuk kegiatan seperti camping, piknik, atau kerja mobile. Dengan begitu, fungsinya tidak berhenti sebagai alat transportasi, tetapi juga bisa menjadi sumber daya tambahan.
Desain boxy dengan pengakuan keselamatan
Di luar teknologi dan kenyamanan, JETOUR T1 juga membawa karakter desain boxy yang sudah mendapat pengakuan lewat Red Dot Design Award 2024. Struktur bodinya memakai monocoque dengan 80 persen material high-strength steel.
Dari sisi keselamatan, mobil ini dilengkapi 13 fitur Advanced Driver Assistance Systems atau ADAS. JETOUR T1 juga meraih rating lima bintang dalam pengujian keselamatan ASEAN NCAP.
Untuk pasar Indonesia, JETOUR T1 ditawarkan dalam lima warna, yaitu Electroplated Green, Sand Gold, Aviation Silver, Khaki White, dan Carbon Crystal Black. Harga jualnya dimulai dari Rp408 juta OTR Jakarta untuk T1 ICE dan Rp558 juta OTR Jakarta untuk T1 i-DM.
Untuk 500 konsumen pertama, harga perkenalan dibuat lebih rendah. T1 ICE dipasarkan Rp388 juta dan T1 i-DM ditawarkan Rp538 juta.
Source: moladin.com