Saat Kepala Mulai Berat, 4 Minuman Alami Ini Bisa Jadi Penolong Pertama

Saat kepala mulai terasa berat, pilihan minuman bisa ikut menentukan seberapa cepat tubuh terasa lebih nyaman. Beberapa minuman alami dikenal membantu meredakan sakit kepala karena dapat mendukung hidrasi, memberi efek menenangkan, atau membantu mengurangi rasa tidak nyaman yang menyertai keluhan tersebut.

Keluhan sakit kepala sendiri sering berkaitan dengan kondisi tubuh yang kurang cairan, sedang tegang, atau tidak nyaman saat beraktivitas. Dalam situasi seperti ini, minuman tertentu bisa menjadi langkah sederhana yang layak dicoba sebelum bergantung pada obat pereda nyeri.

Air hangat sebagai langkah awal saat tubuh kekurangan cairan

Pilihan paling dasar yang sering dianjurkan adalah air putih, terutama jika sakit kepala diduga muncul karena dehidrasi. Melansir Harvard Health Publishing, dr. Howard LeWine dari Brigham and Women’s Hospital Boston menyebut sakit kepala akibat kekurangan air biasanya mereda dalam satu hingga dua jam setelah minum sekitar 470 hingga 950 mililiter air.

Air hangat sering terasa lebih nyaman karena tidak memberikan kejutan pada tubuh. Minum perlahan juga penting agar tubuh tidak terasa semakin mual, terutama saat kepala sudah berdenyut atau kondisi badan sedang tidak enak.

Jahe ketika keluhan datang bersama mual

Jika sakit kepala muncul bersama rasa mual, teh jahe hangat bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai. Jahe mengandung gingerol dan shogaol yang dikenal memiliki efek anti-peradangan sekaligus pereda nyeri.

Melansir Healthline, senyawa aktif dalam jahe juga membantu mengatasi mual dan muntah yang kerap menyertai migrain. Irisan jahe segar dapat direbus dalam air selama 10 hingga 15 menit, lalu diminum selagi hangat agar terasa lebih nyaman di tubuh.

Peppermint untuk kepala yang terasa tegang

Untuk sakit kepala yang terasa seperti tekanan atau timbul karena ketegangan, peppermint sering dipilih karena memberi sensasi segar dan dingin. Kandungan mentol di dalamnya dapat membantu meredakan peradangan, terutama pada sakit kepala tegang.

Healthline menyebut teh peppermint juga bebas kafein sehingga cocok diminum kapan saja tanpa khawatir mengganggu waktu istirahat. Selain diminum, minyak peppermint juga dilaporkan dapat membantu menurunkan intensitas sakit kepala saat digunakan secara topikal pada dahi.

Kamomil saat tubuh butuh efek menenangkan

Kamomil kerap dikaitkan dengan rasa tenang, terutama ketika sakit kepala dipicu stres, ketegangan otot, atau kurang tidur. Medical News Today melaporkan kamomil mengandung flavonoid dan memiliki sifat anti-peradangan, antispasmodic, sedatif, serta anti-kecemasan.

Kombinasi sifat itu membuat teh kamomil dianggap bermanfaat untuk membantu meredakan nyeri saat tubuh sedang tegang. Sebuah studi juga menemukan teh kamomil dapat membantu mengurangi efek samping migrain, termasuk mual, nyeri, serta intoleransi terhadap cahaya dan suara, sekitar 30 menit setelah dikonsumsi.

Menyesuaikan pilihan minuman dengan pemicu yang dirasakan

Setiap minuman alami ini akan terasa lebih berguna bila dipilih sesuai pemicu yang paling mungkin dirasakan tubuh. Air putih hangat cocok saat dugaan utamanya dehidrasi, jahe lebih sesuai ketika sakit kepala disertai mual, peppermint berguna saat kepala terasa tegang, dan kamomil dapat dipilih saat tubuh membutuhkan efek menenangkan.

Minuman tersebut sebaiknya dikonsumsi dalam suasana yang tenang, terutama jika keluhan muncul karena stres atau kurang istirahat. Jika sakit kepala tetap tidak membaik, pemeriksaan medis tetap diperlukan agar penyebabnya bisa diketahui dengan lebih jelas dan penanganan yang sesuai dapat diberikan.

Source: www.beautynesia.id

Baca Juga

Back to top button