Masalah yang menghentikan Rudy SL di kelas RC2 justru datang saat persaingan sedang panas. Padahal, bersama co-driver Adi Wibowo, pereli nasional itu sempat menjaga tempo yang cukup kompetitif dalam empat Special Stage awal di Banjarbaru.
Situasi itu menjadi sorotan karena Rudy harus berhadapan dengan lawan yang menggunakan mobil berhomologasi FIA Rally2. Di tengah duel yang ketat, Citroen C3 R5 miliknya masih sempat menunjukkan bahwa mobil tersebut mampu ikut bersaing di kelas berat itu.
Namun ritme lomba berubah mendadak ketika mobil Rudy mati saat hendak masuk ke area service. Yang membuat keadaan semakin pelik, mesin tidak bisa dinyalakan kembali dan sumber masalahnya belum teridentifikasi.
Rudy menjelaskan bahwa mesin sempat menyala saat distarter, tetapi kemudian kembali mati. Setelah itu, mobil tak kunjung hidup lagi dan tim langsung dihadapkan pada kendala teknis yang mengganggu seluruh strategi.
Adi Wibowo kemudian bergerak cepat mendorong mobil menuju Time Control. Langkah ini penting agar tim tidak terkena penalti waktu, mengingat regulasi rally dan sprint rally menuntut peserta tetap berada dalam alur waktu yang ketat ketika kendaraan mengalami kendala.
Setelah masuk penanganan tim teknis, upaya perbaikan dilakukan dari berbagai sisi. Meski sekitar 25 komponen sudah diganti untuk mencari sumber gangguan, Citroen C3 R5 itu tetap belum pulih.
Proses diagnosis juga makin rumit karena sistem ECU pada mobil tidak bisa diakses. Kondisi itu membuat pencarian penyebab kerusakan berjalan tidak mulus dan tim belum menemukan titik terang di lokasi lomba.
Rudy mengaku kecewa karena solusi yang dicoba belum membuahkan hasil. Ia juga menyebut komunikasi dengan tim engineer dari Sport and You, pihak yang mengembangkan mobil tersebut, sempat terkendala karena berbenturan dengan jadwal WRC Portugal.
Meski putaran pembuka berakhir tanpa hasil yang diharapkan, harapan tim belum habis. Engineer dari Sport and You dijadwalkan datang ke Indonesia untuk melakukan pengecekan dan penyempurnaan sistem pada mobil tersebut.
Kehadiran mereka diharapkan bisa membantu mengurai problem yang membuat mobil Rudy berhenti mendadak di tengah persaingan. Tim pun masih menyesuaikan jadwal kedatangan engineer agar pemeriksaan bisa segera dilakukan.
Apa yang terjadi di Banjarbaru menunjukkan bahwa Rudy SL sebenarnya masih punya daya saing di tengah lawan kuat. Tetapi problem elektronik dan mesin mengubah duel ketat itu menjadi pekerjaan rumah besar menjelang seri berikutnya.
Source: www.liputan6.com




