RTX 5090 ProArt Hadir Lebih Ramping, 32 GB VRAM Tetap Siap Menembus Batas Kerja Berat

ASUS tampaknya ingin membuktikan bahwa kartu grafis kelas atas tidak selalu harus besar dan sulit ditata di dalam casing. Lewat ProArt GeForce RTX 5090, perusahaan ini menghadirkan RTX 5090 dengan desain 2,5 slot yang jauh lebih ringkas dari bayangan banyak orang.

Langkah itu membuat kartu ini menarik bukan hanya karena ukurannya, tetapi juga karena isi di dalamnya tetap sangat serius. ASUS tetap membenamkan 32 GB VRAM dan kemampuan komputasi AI hingga 3352 TOPS AI, dua spesifikasi yang menempatkannya sebagai perangkat untuk beban kerja berat.

Lebih kecil, tetapi tetap ditujukan untuk pekerjaan besar

ProArt GeForce RTX 5090 diposisikan untuk kreator profesional, pengembang kecerdasan buatan, dan perakit PC small-form-factor. Kombinasi tenaga besar dan bodi ramping memberi opsi bagi pengguna yang membutuhkan performa tinggi tanpa harus mengorbankan terlalu banyak ruang.

Salah satu nilai jual paling menonjol ada pada memori GDDR7 32 GB. ASUS menyebut kapasitas itu sebagai VRAM terbesar di pasar kartu grafis konsumen saat ini, sehingga kartu ini cocok untuk aset resolusi tinggi, pekerjaan 3D berat, dan alur kerja visual yang kompleks.

Di sisi AI, kartu ini menawarkan performa hingga 3352 TOPS AI. Kemampuan tersebut membuatnya relevan untuk pelatihan model bahasa besar dan berbagai tugas komputasi yang menuntut akselerasi tinggi.

Pendinginan dipadatkan dalam bodi yang lebih tipis

Ukuran 2,5 slot menjadi pembeda utama ProArt GeForce RTX 5090. ASUS mengklaim ini sebagai kartu RTX 5090 pertama di dunia dengan ketebalan hanya 2,5 slot ekspansi, sesuatu yang penting bagi pengguna yang ingin tetap punya ruang untuk kartu tambahan atau merakit sistem berukuran kecil.

Pendekatan itu cukup menarik karena RTX 5090 umumnya dikenal sebagai kartu dengan pendingin besar. ASUS mencoba mematahkan asumsi tersebut dengan desain yang lebih ramping, tetapi tetap diarahkan untuk mempertahankan performa puncak.

Agar suhu tetap terkendali, ASUS menggunakan liquid metal thermal compound langsung pada GPU die. Sistem ini dipasangkan dengan vapor chamber canggih dan backplate berventilasi ganda dengan zona flow-through untuk membantu pembuangan panas.

Kinerja pendinginan juga didukung tiga kipas Axial-tech berdiameter 115 mm. ASUS menyebut rancangan double-flow-through membuat efisiensi pendinginan naik sekitar 11% dibanding model lawas, sementara desain fisiknya disebut 27% lebih kecil dibanding desain single-flow-through.

Siap untuk visual 4K dan alur kerja modern

Untuk kebutuhan grafis, ProArt GeForce RTX 5090 mendukung NVIDIA DLSS 4.5 pada resolusi 4K. Pengguna juga mendapat dukungan Multi Frame Generation, Ray Reconstruction, Super Resolution, serta Reflex 2 dengan Frame Warp.

Di sisi konektivitas, kartu ini membawa port USB Type-C di panel belakang. Fitur itu memudahkan koneksi ke layar portabel atau setup daisy-chain ke beberapa monitor tanpa perlu kabel tambahan yang rumit.

ASUS juga tampak memperhatikan keserasian visual workstation. Kartu ini memakai tepi depan membulat dan aksen cokelat gelap agar cocok dengan casing bertema kayu dan nuansa minimalis, termasuk ASUS ProArt PA401 Wood Edition dan PA602 Wood Edition.

Kontrol yang ditujukan untuk pengguna profesional

ASUS menyertakan GPU Tweak III sebagai alat kendali bawaan. Melalui perangkat lunak ini, pengguna dapat memantau suhu, mengubah profil performa, dan melakukan overclocking dengan lebih mudah.

Ada juga fitur OSD Wizard untuk menyesuaikan tampilan informasi di layar. Pengguna bisa mengatur power limit dan kurva kecepatan kipas agar performa dan tingkat kebisingan tetap seimbang saat kartu bekerja di bawah beban tinggi.

Dengan desain 2,5 slot, 32 GB VRAM, dan fokus kuat pada AI serta kreasi konten, ProArt GeForce RTX 5090 hadir sebagai kartu grafis yang mencoba menjawab dua kebutuhan sekaligus. Di satu sisi, kartu ini mengejar performa kelas monster, sementara di sisi lain tetap menjaga bentuknya cukup ringkas untuk workstation modern dan PC dengan ruang terbatas.

Source: id.mashable.com
Exit mobile version