Di pasar motor bekas, harga murah sering menjadi pintu masuk utama, tetapi bukan satu-satunya pertimbangan. Banyak pembeli lebih memperhatikan konsumsi bahan bakar, ketangguhan mesin, dan kemudahan mencari suku cadang agar motor tetap hemat dipakai untuk kebutuhan harian.
Di bawah Rp10 juta, pilihan yang tersedia ternyata masih cukup beragam. Dari skutik praktis sampai motor bebek yang lebih kuat untuk beban dan jalan menanjak, sejumlah model lama masih diburu karena dinilai punya kombinasi irit, awet, dan biaya perawatan yang relatif bersahabat.
Skutik bekas yang paling sering dicari
Honda Vario 125 generasi pertama, atau yang sering disebut Vario KZR, masuk jajaran yang banyak dilirik di kelas ini. Harga pasarnya masih berada di kisaran Rp8 juta hingga Rp10 juta, dan desainnya dinilai masih relevan untuk dipakai harian.
Pada Vario KZR, tipe ISS disebut lebih menarik karena membawa fitur yang lebih lengkap. Panel instrumennya juga terasa lebih modern dibanding versi standar, sehingga memberi nilai tambah bagi calon pembeli yang ingin motor bekas dengan tampilan yang masih enak dilihat.
Honda Beat keluaran 2015 hingga 2018 juga tetap kuat di pasar motor bekas. Skutik ini dikenal sebagai salah satu yang paling irit, dengan harga stabil di kisaran Rp7 juta hingga Rp8 jutaan.
Unit Beat pada rentang tersebut juga memiliki keunggulan karena rangkanya belum memakai eSAF. Bagi banyak pembeli, hal ini menjadi bahan pertimbangan penting karena durabilitas rangka sering masuk daftar utama saat memilih motor bekas.
Pilihan dari Suzuki dan Yamaha
Bagi yang ingin melihat opsi di luar dominasi Honda, Suzuki Nex II bisa menjadi pilihan yang rasional. Motor keluaran 2018 ke atas ini disebut menawarkan performa dan efisiensi bahan bakar yang baik, dengan harga sekitar Rp7 jutaan.
Suzuki juga punya SkyWave untuk pembeli yang mengutamakan kenyamanan berkendara. Model ini punya bodi yang lebih besar dan karakter berkendara yang terasa lebih premium, meski masih mengandalkan karburator.
Dari Yamaha, Mio M3 tahun 2018 layak ikut dipertimbangkan. Motor ini dijual mulai Rp7 jutaan dan dikenal punya jaringan suku cadang aftermarket yang luas, sehingga memudahkan perawatan maupun pencarian komponen.
Desain Mio M3 yang tajam juga membuatnya menarik untuk modifikasi ringan. Keunggulan ini memberi nilai tambah bagi pembeli yang ingin motor murah tetapi tetap punya ruang untuk dipersonalisasi.
Yamaha Fino tahun 2016 menjadi opsi lain bagi penyuka tampilan retro. Model ini sering dilirik karena menawarkan gaya klasik, apalagi jika dibandingkan dengan Honda Scoopy bekas yang harganya kerap masih bertahan lebih tinggi.
Motor bebek masih relevan untuk kerja harian
Meski skutik paling praktis, motor bebek tetap punya tempat di pasar motor bekas murah. Untuk rute menanjak atau saat membawa beban, motor jenis ini kerap dianggap lebih cocok karena karakter mesinnya mendukung kebutuhan kerja.
Honda Supra X 125 FI tahun 2014 ke atas menjadi salah satu contoh yang masih relevan. Dengan harga mulai Rp7 jutaan, motor ini dikenal punya kemampuan menanjak yang baik dan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien.
Yamaha Jupiter MX tahun 2014 juga masuk daftar yang menarik. Motor ini cocok bagi pembeli yang mencari tenaga, akselerasi, dan daya angkut untuk kebutuhan harian.
Dalam referensi, Jupiter MX digambarkan tangguh untuk membawa barang belanjaan berat maupun dipakai dengan karakter berkendara yang lebih agresif. Perawatannya juga disebut mudah dan murah, sehingga tetap diminati di pasar motor bekas murah.
Daftar motor bekas di bawah Rp10 juta
- Honda Vario 125 generasi pertama / Vario KZR: Rp8 juta–Rp10 juta
- Honda Beat 2015–2018: Rp7 juta–Rp8 jutaan
- Suzuki Nex II 2018 ke atas: kisaran Rp7 jutaan
- Suzuki SkyWave: terjangkau, fokus pada kenyamanan
- Yamaha Mio M3 2018: mulai Rp7 jutaan
- Yamaha Fino 2016: alternatif skutik retro
- Honda Supra X 125 FI 2014 ke atas: mulai Rp7 jutaan
- Yamaha Jupiter MX 2014: opsi bebek bertenaga di bawah Rp10 juta
Harga yang lebih murah tetap perlu dibaca bersama kebutuhan pemakaian. Motor bekas dengan suku cadang yang melimpah dan perawatan sederhana biasanya lebih aman dipilih untuk mobilitas harian, sementara Supra X 125 FI dan Jupiter MX lebih masuk akal bagi pengguna yang sering menghadapi tanjakan, jalan berat, atau membawa beban lebih sering.





