Di tengah pasar mobil listrik kompak yang makin ramai, MG 4X menonjol bukan hanya karena harganya yang agresif, tetapi juga karena paket teknisnya yang terasa lebih matang dari kelas entry level. Mobil ini menawarkan penggerak roda belakang, platform listrik khusus, dan jarak tempuh hingga 510 km sekali isi, kombinasi yang jarang muncul di kisaran harga sekitar Rp 240 jutaan.
MG memberi target yang jelas lewat model ini, yakni pembeli pemula yang ingin naik kelas tanpa harus langsung masuk ke mobil listrik dengan banderol tinggi. Pada kloter pertama, harga promosinya bahkan turun menjadi 92.800 yuan atau sekitar Rp 240 jutaan, sementara harga awalnya dipatok 99.800 yuan atau sekitar Rp 260 jutaan.
Paket teknis yang jadi pembeda
Yang membuat MG 4X menarik bukan semata angka harga, melainkan isi paketnya. Mobil ini memakai platform listrik Nebula milik SAIC yang memang dirancang khusus untuk kendaraan listrik, lalu dipadukan dengan konfigurasi rear-wheel drive dan suspensi belakang independent five-link.
Di segmen harga terjangkau, susunan seperti ini biasanya lebih sering dicari oleh pengguna yang memperhatikan rasa berkendara. Karena itu, MG 4X terasa tidak sekadar fokus pada efisiensi biaya, tetapi juga pada karakter pengendalian yang lebih serius.
Jarak tempuh panjang untuk kelas kompak
Dari sisi daya jelajah, MG 4X juga punya modal kuat. Varian dengan baterai liquid-solid state mangan 53,9 kWh buatan Qingtao diklaim mampu menempuh hingga 510 km.
Ada pula pilihan lain dengan baterai LFP CATL berkapasitas 64,2 kWh. Versi ini disebut mampu berjalan sampai 610 km, sehingga konsumen mendapat dua opsi sesuai kebutuhan jarak dan kebutuhan penggunaan harian.
Dimensi dan tampilan yang tidak terlihat ringkas
Secara visual, MG 4X masih membawa bahasa desain keluarga MG4. Bagian depan memakai grille tertutup, lampu DRL horizontal, dan logo yang menyala, sehingga tampilannya tetap modern tanpa meninggalkan identitas merek.
Ukuran bodinya juga cukup besar untuk kelas SUV kompak. Panjangnya 4.500 mm, lebar 1.849 mm, tinggi 1.621 mm, dengan wheelbase 2.735 mm, membuat mobil ini punya proporsi yang terasa lebih dewasa daripada kesan “mobil murah” pada umumnya.
Kabin digital dengan konektivitas lengkap
Masuk ke dalam kabin, MG mengusung layout wrap-around untuk memberi nuansa modern. Panel instrumen digital 10,25 inci dan head unit floating 15,6 inci langsung menjadi pusat perhatian di area dashboard.
Sistem infotainment MG 4X juga sudah terintegrasi model bahasa besar Doubao. Fitur ini mendukung perintah suara empat zona, sementara konektivitasnya mencakup Apple CarPlay, HiCar, Carlink, hingga dukungan ekosistem pintar Oppo.
Dua motor, dua pendekatan penggunaan
MG 4X hadir dengan dua pilihan motor listrik. Varian standar menghasilkan tenaga 125 kW atau sekitar 168 dk, sedangkan versi yang lebih tinggi mencapai 150 kW atau sekitar 201 dk.
Kombinasi motor dan baterai itu memberi pilihan yang cukup jelas bagi calon pembeli. Ada versi yang lebih ramah harga dengan jarak tempuh panjang, dan ada juga versi dengan kapasitas baterai lebih besar untuk kebutuhan perjalanan yang lebih jauh.
Posisi MG 4X di pasar
Dengan seluruh paket yang dibawanya, MG 4X tidak tampil seperti SUV listrik entry level yang serba sederhana. Platform listrik khusus, penggerak roda belakang, suspensi belakang independent five-link, layar besar, serta opsi baterai berjarak tempuh panjang membuatnya terlihat lebih ambisius.
Itulah yang membuat model ini berpotensi menarik perhatian di pasar SUV listrik kompak China. Di tengah harga promo awal 92.800 yuan, angka 510 km menjadi daya tarik utama, terutama karena hadir bersama desain modern dan fitur digital yang lengkap.
Source: oto.detik.com




