Bagi pengusaha muda, persoalan modal sering kali tidak berhenti pada pencarian dana, melainkan pada kesiapan usaha untuk dinilai layak didanai. Karena itu, penunjukan Muhammad Reza Alkhawarismi sebagai Ketua Kompartemen Keuangan, Perbankan, dan Perencanaan Pembangunan BPD HIPMI Jawa Barat periode 2025-2028 menjadi penting karena menempatkan pembenahan dari hulu sebagai fokus kerja.
Di struktur ini, Reza akan mengelola urusan keuangan, perbankan, akses modal, serta perencanaan pembangunan usaha anggota. Arah tersebut membuat kompartemen yang ia pimpin bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar pengusaha muda yang ingin naik kelas.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Barat Radityo Egi Pratama, HIPMI Jawa Barat mengusung semangat Maju Babarengan. Semangat itu menekankan pertumbuhan anggota secara kolektif, bukan berjalan sendiri-sendiri, dengan tujuan mendukung kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kerangka itu, akses antaranggota, berbagi peluang, dan penguatan ekosistem usaha menjadi bagian penting dari cara kerja organisasi. Reza pun membawa mandat yang sejalan dengan arah tersebut melalui program yang lebih konkret dan mudah dijangkau anggota.
Salah satu fokus utama kompartemen yang dipimpinnya adalah membangun sistem pencatatan keuangan yang layak secara akuntansi. Selain itu, ada kerja sama dengan perbankan dan koneksi pendanaan, literasi keuangan untuk anggota BPC, serta inisiatif bisnis model Shark Tank yang mencakup Program MBG dan bisnis lain yang dinilai potensial.
Pendekatan itu menunjukkan bahwa kebutuhan anggota tidak dipandang sebatas mendapatkan modal. Yang dikejar juga adalah kesiapan usaha agar lebih bankable dan lebih layak didanai oleh berbagai pihak.
Reza sendiri bukan orang baru di lingkungan HIPMI. Kiprahnya dimulai pada 2011 saat ia menjadi salah satu pendiri HIPMI Perguruan Tinggi Universitas Padjadjaran, lalu dipercaya menjadi Sekretaris Umum HIPMI PT Unpad.
Langkahnya berlanjut ke tingkat provinsi ketika ia menjabat Sekretaris Umum BPD HIPMI PT Jawa Barat. Dalam struktur yang lebih luas itu, ia terlibat dalam konsolidasi kader kampus, penguatan jejaring HIPMI PT, dan pengembangan aktivitas kewirausahaan mahasiswa di Jawa Barat.
Pada periode 2020-2024, Reza juga memimpin Kompartemen Investasi UMKM BPD HIPMI Jawa Barat. Menjelang akhir masa kepengurusan tersebut, ia kembali mendapat amanah sebagai Wakil Bendahara Umum BPD HIPMI Jawa Barat.
Rangkaian penugasan itu memperlihatkan proses pengkaderan yang bertahap dan konsisten. Dari lingkungan kampus hingga struktur provinsi, perannya terus berhubungan dengan penguatan jaringan, pengelolaan organisasi, dan pengembangan ekosistem usaha.
Di luar organisasi, Reza memimpin Alkhawarismi Group sebagai President Director. Holding company itu menaungi beberapa lini usaha yang dirancang saling melengkapi dan dekat dengan kebutuhan UMKM.
Salah satu unitnya adalah Alkhawarismi Corporate Services, yang berisi Alkhawarismi Accounting & Tax, UrusLegal, dan DiliputMedia. Alkhawarismi Accounting & Tax membantu pembukuan dan perpajakan, UrusLegal menangani legalitas perusahaan, sedangkan DiliputMedia bergerak pada promosi media perusahaan.
Tiga layanan itu menjawab persoalan yang sering muncul di usaha kecil dan menengah, mulai dari pembukuan yang belum rapi, legalitas yang belum lengkap, hingga promosi yang belum terarah. Bagi usaha yang hendak masuk ke bank atau investor, tiga aspek tersebut menjadi bekal penting.
Reza juga menjabat CEO PT Modal Saham Asia Investama atau ModalSaham. Perusahaan ini bergerak di investasi dan pembiayaan usaha melalui berbagai skema tanpa jaminan, termasuk invoice financing, purchase order financing, project financing, supply chain financing, inventory financing, working capital financing, employee financing, dan equity financing.
Keberadaan lini usaha itu memberi gambaran bahwa pendanaan bisa hadir dalam bentuk yang berbeda sesuai kebutuhan bisnis. Sinergi antara Alkhawarismi Corporate Services dan ModalSaham memperkuat arah kerja HIPMI Jawa Barat karena anggota tidak hanya diarahkan mencari modal, tetapi juga disiapkan dari sisi laporan keuangan, legalitas, eksposur media, proposal bisnis, hingga kesiapan melakukan pitching kepada investor.
Reza menyatakan dukungannya terhadap visi Ketua Umum HIPMI Jabar akan diwujudkan lewat program yang membumi dan mudah diakses anggota. Ia menekankan bahwa Maju Babarengan harus terasa dalam layanan organisasi yang konkret, bukan sekadar slogan atau kegiatan seremonial.
Source: www.babelinsight.id