Di tengah persaingan ponsel kelas menengah yang makin padat, Realme Narzo Power tampil dengan pendekatan yang tidak biasa. Fokus utamanya bukan sekadar membawa spesifikasi harian yang memadai, tetapi baterai 10.001 mAh yang membuatnya menonjol dari banyak rival di kelasnya.
Bekal daya besar itu juga tidak dibiarkan berdiri sendiri. Realme menambahkan fitur reverse wired charging 27W, sehingga perangkat ini dapat dipakai untuk mengisi daya gadget lain lewat kabel dan berfungsi mirip powerbank saat dibutuhkan.
Daya tahan jadi identitas utama
Kapasitas 10.001 mAh menjadi daya tarik paling kuat dari Narzo Power. Dengan angka sebesar ini, Realme menargetkan pengguna yang ingin mengurangi ketergantungan pada pengisian daya berulang dalam aktivitas sehari-hari.
Fungsi reverse wired charging 27W memperluas peran ponsel ini di situasi tertentu. Ketika perangkat lain kehabisan baterai, Narzo Power bisa menjadi sumber daya cadangan yang praktis.
Performa tetap disiapkan untuk kebutuhan harian
Meski sorotan utama ada pada baterai, Realme tidak mengabaikan sisi performa. Narzo Power memakai chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultra yang disiapkan untuk multitasking dan gaming modern.
Ponsel ini hadir dengan RAM 8 GB dan penyimpanan internal 128 GB atau 256 GB. Kombinasi tersebut memberi ruang untuk aplikasi harian, game, serta penyimpanan foto dan video.
Layar besar dan cepat
Di bagian depan, Narzo Power mengusung layar AMOLED 6,8 inci. Panel ini juga mendukung refresh rate 144 Hz yang membuat perpindahan menu, scrolling, dan permainan terasa lebih mulus.
Realme menyebut tingkat kecerahan layarnya bisa mencapai 6.500 nits. Angka ini membuat tampilan tetap nyaman dilihat saat perangkat digunakan di bawah cahaya matahari langsung.
Kamera tetap mendapat perhatian
Sektor kamera ikut dilengkapi agar perangkat tidak hanya kuat di sisi daya dan performa. Di belakang, tersedia kamera utama 50 MP dengan OIS serta kamera ultrawide 8 MP.
Untuk kebutuhan selfie dan panggilan video, Realme menyematkan kamera depan 16 MP. Susunan ini menjaga Narzo Power tetap relevan sebagai ponsel serbaguna untuk kebutuhan harian.
Mengusung Android 16 dan Realme UI 7.0
Narzo Power berjalan di Android 16 dengan antarmuka Realme UI 7.0. Kehadiran sistem terbaru ini membuat pengalaman penggunaan terasa lebih modern dan responsif.
Dari sisi posisi produk, perangkat ini juga menarik karena disebut sebagai hasil rebranding dari Realme P4 Power yang lebih dulu diperkenalkan pada awal tahun. Dalam versi Narzo Power, ada penyesuaian pada konfigurasi memori karena model ini hanya tersedia dengan RAM 8 GB.
Harga dan posisi di pasar India
Di India, Realme Narzo Power dijual mulai 27.999 rupee. Harga itu menempatkannya sebagai pilihan yang cukup menonjol bagi konsumen yang mencari ponsel mid-range dengan daya tahan sangat besar.
Dengan baterai 10.001 mAh, reverse wired charging 27W, chipset Dimensity 7400 Ultra, layar AMOLED 144 Hz, dan kamera 50 MP ber-OIS, Narzo Power membawa paket yang jarang ditemui di kelas menengah. Kombinasi tersebut membuatnya punya identitas yang berbeda di tengah pasar yang biasanya lebih sering menonjolkan keseimbangan fitur ketimbang kapasitas daya sebesar ini.