Perbedaan antara QT dan QT Pro paling terasa saat melihat bagaimana keduanya diposisikan untuk kebutuhan harian. Keduanya sama-sama menyasar pengguna kota yang ingin kendaraan praktis dan hemat biaya operasional, tetapi QT Pro dibuat untuk memberi ruang gerak yang lebih besar.
Pada model yang lebih tinggi ini, Indomobil eMotor tidak hanya menambah kapasitas baterai, tetapi juga memperluas jarak tempuh dan menaikkan kecepatan puncak. Hasilnya, QT Pro tampil sebagai pilihan yang lebih pas bagi pengguna yang sering menempuh perjalanan lebih panjang dan tidak ingin terlalu sering mengisi daya.
Jarak tempuh jadi pembeda paling nyata
QT memakai satu baterai berkapasitas 60V 24Ah atau sekitar 1,44 kWh. Dengan bekal itu, motor listrik ini mampu melaju sampai 60 km/jam dan menempuh sekitar 70 km dalam sekali pengisian daya.
QT Pro naik kelas lewat dua baterai dengan total kapasitas 2,88 kWh. Kombinasi ini membuat jarak tempuhnya mencapai 140 km, sementara kecepatan maksimumnya naik menjadi 70 km/jam.
Selisih tersebut membuat QT lebih cocok untuk aktivitas harian yang ringkas. Perjalanan ke kantor, kampus, atau mobilitas di dalam kota masih jadi wilayah paling pas untuk model ini.
QT Pro menawarkan nilai lebih bagi pengguna yang butuh daya jelajah lebih longgar. Dengan jarak tempuh dua kali lipat, model ini memberi fleksibilitas lebih besar untuk pemakaian yang lebih padat.
Fitur dasar sama, Pro mendapat tambahan penting
Di bagian keselamatan, kedua model sudah dibekali Traction Control System atau TCS. Fitur ini membantu menjaga kestabilan roda saat motor melintas di jalan licin.
Keduanya juga memiliki Anti-Theft Alarm untuk menambah keamanan saat motor diparkir. Jadi, dari sisi perlindungan dasar, QT dan QT Pro sama-sama sudah membawa paket yang serupa.
Perbedaan baru muncul di QT Pro lewat tambahan Hill Start Assist. Fitur ini membantu motor tetap stabil saat berhenti di tanjakan, sehingga berguna ketika melewati parkiran bertingkat atau jalan menanjak.
QT Pro juga memakai Regenerative Braking. Teknologi ini mengubah energi saat pengereman menjadi daya listrik lalu menyimpannya kembali ke baterai agar penggunaan energi lebih efisien.
Tampilan dibuat berbeda untuk menegaskan kelasnya
Pemisahan antara QT dan QT Pro tidak berhenti di teknis. Indomobil juga memberi karakter visual yang berbeda agar posisi masing-masing model lebih mudah dikenali.
QT hadir dengan pilihan warna yang lebih banyak, mulai dari Jet Black, Citrine Yellow, Ruby Red, Moonstone Grey, Rose Quartz, Topaz Blue, Marble Beige, hingga Onyx Grey. Ragam ini memberi kesan lebih variatif bagi calon pembeli.
QT Pro tampil lebih eksklusif lewat kombinasi warna dual tone. Pilihannya terdiri dari Magma Black, Tourmaline Yellow, Sapphire Cream, dan Jasper Silver, sehingga karakternya terasa lebih premium.
Harga mengikuti peningkatan spesifikasi
Dari sisi banderol, Indomobil eMotor QT berada di kisaran Rp15 jutaan. Sementara itu, Indomobil eMotor QT Pro dipasarkan sekitar Rp18,8 juta.
Selisih harga tersebut sejalan dengan peningkatan kapasitas baterai, jarak tempuh, kecepatan, dan fitur tambahan pada QT Pro. Karena itu, QT tetap menarik bagi pembeli yang mencari motor listrik praktis dengan harga lebih terjangkau.
Di sisi lain, QT Pro lebih menyasar konsumen yang mengejar daya jelajah lebih jauh dan fitur yang lebih lengkap. Dengan paket seperti itu, model ini menjadi opsi yang lebih unggul di antara dua motor yang sekilas terlihat mirip.





