QORD Tech Pangkas Error Metering Gas, Pengukuran Makin Presisi Tanpa Bongkar Alat

Bagi operasi hulu migas, selisih kecil dalam pengukuran bisa berubah menjadi persoalan besar. Di Pertamina EP Zona 7, QORD TECH hadir untuk menekan risiko itu dengan cara memeriksa kondisi internal metering gas tanpa harus membongkar peralatan.

Teknologi ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan lapangan yang menuntut inspeksi cepat, akurat, dan tetap efisien ketika sistem gas harus terus berjalan. Dengan pendekatan sensor dan pemodelan, teknisi dapat membaca kondisi komponen yang tidak terlihat langsung tanpa menghentikan proses secara berlebihan.

Di Oil & Gas Transportation Field Pertamina EP Zona 7, gas didistribusikan ke 43 titik konsumen dengan nilai produksi sebesar USD926,79 per hari. Skala operasi tersebut membuat gangguan kecil pada sistem metering berpotensi berdampak besar terhadap kelancaran kerja lapangan.

QORD TECH atau Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology dibangun dari kebutuhan teknis itu. Sistem ini membantu operator memastikan kondisi internal komponen metering gas secara lebih praktis dan tetap menjaga keandalan pengukuran sesuai standar industri migas.

Facility Manager OGT Field Pertamina EP Zona 7, Kuwat Riyanto, menilai pengembangan teknologi ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi operasi yang lebih efektif dan efisien. Ia juga menegaskan bahwa QORD TECH disiapkan agar proses diagnostik metering gas berjalan lebih cepat, akurat, dan tanpa pembongkaran peralatan.

Dampaknya paling terasa pada tingkat error pengukuran orifice gas metering. Angka error yang semula berada di kisaran 0,8–0,9 persen turun hingga mendekati kondisi normal sebesar 0,1 persen.

Perbaikan itu membuat data pengukuran lebih andal dan mendukung efisiensi kerja di lapangan. Dalam sistem yang mengandalkan presisi, penurunan selisih sekecil apa pun ikut memengaruhi kualitas operasi.

Selain manfaat teknis, inovasi ini juga memberi hasil finansial yang signifikan bagi Pertamina EP. Perusahaan mencatat peningkatan pendapatan sebesar Rp23,8 miliar, penghematan biaya Rp1,4 miliar, dan total nilai tambah Rp25,2 miliar.

QORD TECH sendiri tidak lahir secara instan. Pengembangannya melalui analisis dan pemodelan sistem metering gas, perakitan sensor serta komponen pendukung, lalu kalibrasi setiap sensor agar sistem bekerja optimal.

Tahapan tersebut menunjukkan bahwa inovasi di hulu migas membutuhkan ketelitian teknis dan pengujian yang konsisten. Hasilnya tidak hanya berguna di atas kertas, tetapi juga dapat digunakan dengan andal di lapangan.

Keberhasilan teknologi ini turut diperkuat lewat Technical Guideline for the Use of Portable QORD TECH – Quadrant Orifice Meter Diagnostic Technology dengan nomor TKPA No. D04-014/PEP80000/2025-S9. Di sisi lain, QORD TECH juga meraih Platinum Award kategori Best Project Collaboration dalam ajang Upstream Improvement & Innovation Award 2025.

Pengakuan itu menempatkan QORD TECH sebagai bagian dari transformasi digital dan penguatan budaya inovasi di Pertamina EP. Arah pengembangannya ditujukan untuk mendukung operasional hulu migas yang selamat, andal, efisien, dan berkelanjutan.

Source: mediaindonesia.com
Exit mobile version