Kehadiran Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino di wilayah hukum Polsek Air Kumbang menjadi sorotan karena agenda tersebut tidak hanya berisi dialog dengan warga, tetapi juga pengecekan langsung terhadap kesiapan pelayanan kepolisian. Dalam kegiatan itu, Polres Banyuasin turut menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan nyata di tengah kebutuhan sehari-hari.
Pendekatan semacam ini menunjukkan bahwa penguatan kamtibmas tidak hanya dilakukan lewat penegakan aturan, melainkan juga melalui kedekatan dengan masyarakat. Melalui sambang kamtibmas, jajaran kepolisian berupaya membaca kondisi lapangan secara langsung sambil memastikan layanan di tingkat polsek tetap berjalan.
Dialog dengan warga jadi ruang dengar masukan
Pertemuan yang digelar di Air Kumbang membuka ruang bagi kepolisian untuk menerima masukan dari warga terkait situasi keamanan dan ketertiban di lingkungan setempat. Kehadiran Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan sektor swasta membuat pembahasan keamanan berlangsung lebih terbuka dan melibatkan banyak unsur.
Pola seperti ini dinilai penting karena persoalan ketertiban di wilayah tidak bisa hanya dilihat dari sisi penindakan. Komunikasi yang baik antara aparat dan masyarakat menjadi bagian penting agar situasi tetap kondusif dan kebutuhan warga bisa dipahami lebih dekat.
AKBP Risnan Aldino menegaskan bahwa Polri harus hadir sebagai representasi negara yang memberi rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat. Ia juga menilai sinergi dengan warga ikut mendukung stabilitas daerah serta membantu agenda pembangunan nasional di tingkat lokal.
Bantuan sosial untuk warga yang membutuhkan
Di sela kegiatan sambang, Polres Banyuasin menyalurkan puluhan paket bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan. Bantuan ini diposisikan sebagai dukungan langsung untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dalam menjalani kebutuhan harian.
Risnan menyampaikan bahwa pemberian bantuan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia menekankan bahwa langkah itu lahir dari niat baik untuk hadir di tengah masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan warga.
Pesan internal yang ia sampaikan, yakni “Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?”, juga menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian tidak lepas dari semangat pengabdian. Dengan begitu, kegiatan sosial dan kamtibmas berjalan seiring dalam satu rangkaian pelayanan kepada masyarakat.
Pemeriksaan kesiapan layanan di Mapolsek
Setelah berdialog dengan unsur masyarakat, Kapolres Banyuasin melakukan inspeksi mendadak ke Mapolsek Air Kumbang. Pemeriksaan difokuskan pada kesiapan personel dalam memberi layanan yang cepat, tertib, dan responsif kepada masyarakat.
Pengecekan dilakukan pada ruang penjagaan, ruang tahanan, dan respons anggota saat menerima laporan warga. Langkah ini memperlihatkan bahwa perhatian pimpinan kepolisian tidak hanya tertuju pada kegiatan di luar kantor, tetapi juga pada kualitas pelayanan internal yang menjadi ujung tombak kepercayaan publik.
Risnan menilai pelayanan yang cepat dan tanggap merupakan bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian. Hal itu juga sejalan dengan semangat kerja yang menekankan transparansi dan humanisme dalam program Presisi Polri.
Respons warga dan dukungan jajaran Polda Sumsel
Salah satu warga penerima bantuan, Sumiyati, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepolisian. Menurut dia, bantuan tersebut membantu meringankan kondisi ekonomi keluarga sekaligus mempererat hubungan antara warga dan aparat penegak hukum.
Dukungan terhadap kegiatan di Air Kumbang juga datang dari jajaran Polda Sumatera Selatan. Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa seluruh satuan di bawah Polda Sumsel tetap konsisten menjalankan kebijakan pimpinan Polri dan mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus memperlancar pembangunan nasional. Dalam kegiatan di Air Kumbang, empat unsur itu tampak terhubung melalui dialog, bantuan sosial, dan pengecekan pelayanan yang dilakukan langsung di lapangan.





