Pertalite Tetap Disalurkan Di SPBU Reguler, Perubahan Ke Signature Hanya Soal Layanan

Perubahan sejumlah SPBU Pertamina di Jakarta dan sekitarnya menjadi SPBU Signature sempat memunculkan anggapan bahwa Pertalite sudah tidak lagi dijual di sana. Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menegaskan BBM subsidi itu tetap disalurkan dan tidak dihapus dari jaringan layanan.

Penjelasan ini penting karena kabar hilangnya Pertalite di beberapa titik membuat publik bertanya-tanya soal pasokan dan kebijakan penyalurannya. Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan, yang berubah di lapangan adalah status dan fasilitas SPBU, bukan kewajiban penyaluran Pertalite secara nasional.

Pertalite tetap masuk skema penugasan

Kementerian ESDM memastikan PT Pertamina Patra Niaga masih memiliki kewajiban menyalurkan bahan bakar khusus penugasan atau JBKP RON 90, yaitu Pertalite. Penyaluran itu berjalan melalui SPBU yang mendapat penugasan dari BPH Migas.

Skema penugasan tersebut dijalankan per triwulan agar kuota, penyalur, dan kebutuhan konsumen pengguna di kabupaten maupun kota tetap terjaga. Dengan cara ini, distribusi Pertalite tetap diarahkan ke SPBU tertentu sesuai aturan yang berlaku.

Mengapa sebagian SPBU tidak lagi menjual Pertalite

Penyebab utamanya bukan penghapusan Pertalite, melainkan perubahan status SPBU. Sejumlah lokasi yang semula berstatus SPBU biasa kini naik kelas menjadi SPBU Signature.

Dwi Anggia menyebut beberapa SPBU Pertamina di Jakarta memang mengalami peningkatan fasilitas. Karena transformasi itu, tidak semua lokasi yang berubah status masih melayani Pertalite seperti sebelumnya.

Fasilitas SPBU Signature dibuat lebih premium

SPBU Signature diarahkan untuk memberikan layanan yang lebih premium dibanding SPBU reguler. Informasi dari laman resmi Pertamina Patra Niaga menyebut konsep ini hadir dengan sejumlah fasilitas tambahan bagi konsumen.

Salah satu fasilitasnya adalah layanan semir ban gratis untuk pembelian BBM minimal Rp 350.000. Selain itu, SPBU Signature juga menyediakan tempat sampah kecil di area pengisian, musala dengan perlengkapan ibadah lengkap, area wudu, serta toilet yang lebih bersih dan nyaman.

SPBU reguler tetap memegang peran penting

Di tengah perubahan beberapa titik menjadi Signature, SPBU reguler masih menjadi jalur utama untuk penyaluran BBM subsidi. Anggia menegaskan bahwa Pertalite dan Solar tetap tersedia di SPBU reguler yang menjalankan penugasan penyaluran subsidi pemerintah.

Karena itu, kondisi di sebagian SPBU tidak bisa dibaca sebagai tanda bahwa BBM subsidi berhenti disalurkan. Pemerintah menekankan akses terhadap Pertalite tetap dijaga melalui jaringan SPBU yang memang ditunjuk.

Kabar soal hilangnya Pertalite sempat ramai dibicarakan karena banyak pihak menduga ada perubahan kebijakan atau pasokan yang menurun. Klarifikasi dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa yang terjadi adalah transformasi layanan di beberapa SPBU, sementara kewajiban distribusi Pertalite tetap berjalan sesuai mekanisme penugasan yang berlaku.

Source: www.beritasatu.com
Exit mobile version