Perebutan gelar Super League kini memasuki titik paling rapat. Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama masih berada di jalur juara, tetapi bobot peluang keduanya sudah tidak setara menjelang laga penutup musim.
Persib memimpin klasemen dengan 78 poin, sedangkan Borneo FC menguntit di posisi kedua dengan 76 poin. Selisih dua angka itu membuat nasib trofi sepenuhnya mengerucut ke pertandingan terakhir, dengan Persib memegang skenario paling sederhana.
Di atas kertas, tim asuhan Bojan Hodak hanya butuh satu poin saat menghadapi Persijap Jepara. Tambahan hasil imbang saja sudah cukup untuk memastikan gelar ketiga secara beruntun di Super League, sehingga Persib berada sangat dekat dengan hat-trick juara.
Modal itu lahir dari kemenangan dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Persib sempat unggul lewat Thom Haye, lalu Yuran Fernandes menyamakan skor pada menit ke-53, sebelum Julio Cesar menuntaskan laga dengan sundulan jarak jauh pada menit 90+7.
Borneo FC Harus Menang dan Menunggu
Borneo FC masih menjaga peluang, tetapi jalurnya jauh lebih sempit. Syarat pertama mereka jelas: wajib menaklukkan Malut United pada laga terakhir.
Namun kemenangan saja belum cukup untuk membawa Pesut Etam ke puncak. Mereka juga harus berharap Persib kalah atau setidaknya gagal meraih hasil maksimal, karena selisih poin saat ini masih tidak berpihak kepada mereka.
Situasi tersebut makin terasa setelah Borneo FC hanya bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini. Hasil itu membuat mereka gagal memangkas jarak dan tetap tertinggal dua poin dari Persib.
Persaingan yang Sempat Lebih Ramai
Musim ini sempat memberi ruang bagi tiga tim untuk bersaing di papan atas. Selain Persib Bandung dan Borneo FC, Persija Jakarta juga sempat ikut menjaga peluang sebelum akhirnya tersingkir dari persaingan.
Langkah Persija terhenti setelah kalah 1-2 dari Persib pada pekan ke-32. Sejak momen itu, perebutan gelar menyempit menjadi duel dua tim, dengan Persib memiliki keunggulan yang paling aman di fase akhir musim.
Dari situ pula terlihat bagaimana satu hasil pertandingan bisa mengubah peta klasemen. Persib sekarang cukup menjaga fokus di laga terakhir, sementara Borneo FC tidak punya ruang untuk sekadar bermain aman.
Laga Penutup Jadi Penentu
Dengan kondisi klasemen seperti ini, pertandingan terakhir akan menjadi panggung paling menentukan. Persib datang dengan skenario yang paling ringan, sedangkan Borneo FC harus menjalani laga sempurna lalu berharap ada celah dari Bandung.
Arah persaingan pun mulai condong ke Persib. Meski begitu, selama peluit akhir belum berbunyi, Borneo FC masih menyimpan peluang tipis yang sepenuhnya bergantung pada hasil di dua laga penutup itu.
Source: bola.bisnis.com