Persaingan HP Rp1 Jutaan Makin Ketat, RAM 8GB Hingga Layar 120Hz Tak Lagi Barang Mewah

Perubahan paling terasa di pasar smartphone murah saat ini bukan lagi sekadar soal harga, melainkan apa saja yang bisa didapat pada bujet Rp1 jutaan. Di kelas ini, RAM 8GB, layar 120Hz, baterai besar, dan pengisian cepat sudah makin sering muncul, sehingga ponsel entry-level tidak lagi terasa serba terbatas.

Kondisi itu membuat banyak pengguna punya pilihan yang lebih masuk akal untuk kebutuhan harian. Untuk belajar online, media sosial, komunikasi, sampai gaming ringan, perangkat di segmen ini kini bisa menawarkan pengalaman yang jauh lebih layak tanpa harus naik ke kelas harga yang lebih tinggi.

Persaingan yang mendorong spesifikasi naik

Perubahan di kelas Rp1 jutaan tidak terjadi begitu saja. Produsen kini saling bersaing bukan hanya dalam harga, tetapi juga dalam performa, daya tahan, layar, kamera, dan fitur modern yang sebelumnya lebih sering hadir di ponsel yang lebih mahal.

Salah satu nama yang paling sering dibicarakan adalah Samsung Galaxy A07. Perangkat ini mengandalkan chipset Helio G99 yang dinilai masih stabil untuk game populer dan multitasking harian.

Daya tarik lain dari Galaxy A07 ada pada dukungan pembaruan software hingga enam tahun. Di kelas harga terjangkau, durasi dukungan seperti itu masih tergolong langka dan memberi nilai lebih bagi pengguna yang ingin ponselnya lebih awet dipakai.

Layar mulus dan baterai besar makin umum

Bagi pengguna yang lebih sering menonton video atau bermain gim dalam waktu lama, Poco C85 menjadi salah satu opsi yang menonjol. Ponsel ini membawa layar 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz dan baterai 6000 mAh.

Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa pengalaman visual yang lebih mulus kini semakin mudah ditemukan di segmen murah. Di sisi daya, Motorola G06 Power bahkan melangkah lebih jauh dengan baterai 7000 mAh yang diklaim mampu bertahan seharian penuh meski dipakai cukup berat.

Kapasitas sebesar itu jelas menarik bagi pengguna yang sering berada di luar rumah. Pekerja lapangan, pelajar aktif, dan pemakai intensif biasanya lebih sensitif terhadap baterai cepat habis, sehingga daya tahan menjadi salah satu alasan utama memilih perangkat.

Infinix Smart 20 juga ikut memperlihatkan arah pasar yang sama. Meski ditujukan untuk kebutuhan dasar dengan harga ekonomis, ponsel ini tetap menawarkan layar 120Hz dan performa yang cukup lancar untuk media sosial serta komunikasi harian.

Kamera dan layar premium ikut turun kelas

Di sektor kamera, Redmi 13 4G menjadi salah satu nama yang menonjol. Smartphone ini dibekali kamera utama 108MP yang mampu menghasilkan detail foto lebih tajam dibanding rata-rata ponsel di kelas harga serupa.

Spesifikasi seperti itu memberi alternatif bagi pengguna yang lebih mementingkan hasil foto. Resolusi tinggi tetap menjadi daya tarik besar untuk dokumentasi dan unggahan media sosial, terutama saat perangkat murah kini mulai menawarkan hasil yang lebih serius.

Itel S25 hadir dengan pendekatan yang berbeda. Ponsel ini membawa layar Super AMOLED Full HD+ yang masih jarang dijumpai di smartphone Rp1 jutaan.

Selain itu, Itel S25 dibekali kamera depan 32MP. Kombinasi layar yang lebih premium dan kamera depan tinggi membuatnya cocok untuk pengguna yang aktif membuat konten atau sering berinteraksi lewat foto dan video.

Performa, penyimpanan, dan fitur praktis ikut naik

Advan X1 memperkuat persaingan lewat chipset Helio G100 dan penyimpanan UFS 2.2. Teknologi penyimpanan ini menawarkan kecepatan baca tulis yang lebih baik dibanding memori biasa.

Pada penggunaan harian, UFS 2.2 memberi keuntungan dalam akses data dan respons sistem. Di kelas harga murah, detail seperti ini bisa membuat ponsel terasa lebih sigap saat dipakai berpindah aplikasi atau membuka file.

Di sisi lain, Nubia V80 Max dan Nubia V70 NFC juga mulai banyak dicari karena desain modern, baterai besar, dan fitur NFC. Kehadiran NFC semakin relevan untuk transaksi digital dan pengecekan saldo kartu elektronik.

Pada Mei 2026, fitur seperti NFC di kelas entry-level sudah bukan lagi hal yang terbatas untuk segmen tertentu. Semakin banyak pengguna ponsel murah yang membutuhkan kemudahan pembayaran non-tunai dan akses cepat ke layanan berbasis kartu.

Dengan kondisi pasar seperti ini, ponsel Rp1 jutaan kini menawarkan pilihan yang jauh lebih kuat dibanding sebelumnya. RAM 8GB, layar 120Hz, baterai di atas 6000 mAh, dan fast charging tidak lagi terasa seperti fitur mewah yang sulit dijangkau.

Baca Juga

Back to top button