Keputusan Stanley Tucci untuk bertahan dalam pernikahannya dengan Felicity Blunt tidak lahir tanpa kegelisahan. Aktor itu mengaku pernah takut karena hubungan mereka terpaut usia 21 tahun dan membuatnya memikirkan banyak hal tentang arah hidup bersama.
Dalam wawancara di podcast Open Book with Jenna, Tucci menjelaskan bahwa perbedaan usia sempat membuatnya merasa mereka tidak berada di fase yang sama. Ia bahkan sempat mempertimbangkan untuk mengakhiri hubungan karena tidak ingin terus berada dalam bayang-bayang rasa lebih tua.
Kekhawatiran itu juga menyentuh sisi emosional yang lebih dalam. Tucci merasa jarak generasi bisa membuat pengalaman hidup dirinya dan Felicity berjalan terlalu jauh berbeda.
Fase hidup yang tidak sama
Bagi Tucci, persoalan usia bukan sekadar angka. Ia memikirkan bagaimana perbedaan itu akan memengaruhi dinamika rumah tangga mereka dalam jangka panjang.
Dalam wawancara dengan The Times, ia juga mengungkapkan kesedihan saat membayangkan dirinya tidak akan selalu ada untuk melihat anak-anak mereka tumbuh besar sepenuhnya bersama Felicity. Pikiran seperti itu membuatnya menimbang masa depan keluarga dengan berat.
Meski begitu, Tucci akhirnya memilih untuk tidak meninggalkan hubungan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak ada penyesalan atas keputusannya menikahi Felicity.
Berawal dari dunia film
Kisah mereka pertama kali bersinggungan lewat dunia film The Devil Wears Prada. Tucci bertemu Felicity untuk pertama kali saat premier film itu, ketika Felicity hadir sebagai saudara Emily Blunt, lawan main Tucci di film tersebut.
Pertemuan itu belum langsung berubah menjadi hubungan asmara. Kedekatan mereka baru muncul lagi empat tahun kemudian saat sama-sama hadir di pernikahan Emily Blunt dan John Krasinski di Italia.
Dari pertemuan ulang itulah hubungan keduanya berkembang lebih jauh. Setelah melewati keraguan awal, Tucci akhirnya mantap melangkah ke pernikahan.
Stabil setelah kehilangan
Tucci juga menyebut Felicity sebagai sosok yang luar biasa dalam hidupnya. Ia menilai kehadiran sang istri membawa stabilitas setelah masa kehilangan yang berat.
Sebelum bersama Felicity, Tucci kehilangan istri pertamanya, Kathryn “Kate” Tucci, yang meninggal akibat kanker payudara pada 2009. Pengalaman itu menjadi bagian penting dari perjalanan pribadinya sebelum membangun keluarga baru.
Tucci dan Felicity kemudian menikah pada 2012. Pasangan ini kini telah memiliki dua anak dan menjalani kehidupan rumah tangga yang terlihat harmonis.
Keterbukaan Tucci soal keraguan di awal hubungan membuat banyak orang melihat bahwa cinta beda usia tetap menyimpan tantangan emosional. Respons positif di media sosial menunjukkan bahwa pengakuan seperti itu terasa dekat dengan pengalaman banyak pasangan, termasuk di kalangan selebritas.
Source: mediaindonesia.com




