Penyegaran Kecil Suzuki Eeco, Efisien 19,1 Km per Liter Dengan Harga Tetap Ramah Kantong

Bagi konsumen yang mencari mobil utilitas murah dengan konsumsi bahan bakar efisien, Suzuki Eeco Star Edition muncul sebagai tawaran yang cukup menarik. Edisi ini tetap berada di jalur mobil terjangkau, tetapi mendapat sentuhan visual tambahan dan klaim efisiensi bensin yang mencapai 19,1 km per liter.

Suzuki memasarkan paket Star Edition untuk Eeco dengan biaya tambahan 19.999 rupee atau Rp3,6 jutaan. Nilai aksesori yang disebut diterima pembeli mencapai 37.000 rupee atau sekitar Rp7 jutaan, sehingga paket ini diposisikan memberi nilai lebih tanpa mengubah karakter dasar mobil secara besar-besaran.

Penyegaran visual, bukan ubahan besar

Eeco Star Edition disiapkan sebagai penyegaran kosmetik. Suzuki hanya menghadirkannya dalam dua pilihan warna, yaitu Metallic Glistening Grey dan Metallic Brisk Blue.

Pilihan itu lebih sempit dibanding model reguler yang juga tersedia dalam Bluish Black, Solid White, dan Metallic Silky Silver. Pada edisi ini, bumper dicat sewarna bodi dan proses pengecatan dilakukan langsung oleh dealer agar tampilannya terlihat lebih rapi.

Total ada 19 peningkatan kosmetik yang disematkan pada paket Star Edition. Daftarnya mencakup garnish lampu kabut, spoiler belakang, pelindung pintu, mud guard, wheel cover, emblem krom, trim kayu pada dasbor, serta penutup setir.

Tetap sederhana di kabin

Meski mendapat banyak tambahan visual, kabin Eeco tidak berubah menjadi lebih mewah. Maruti Suzuki tetap mempertahankan pendekatan yang sederhana dan tidak membekali model ini dengan fitur hiburan.

Star Edition hanya ditawarkan untuk varian AC dengan konfigurasi 5 penumpang. Artinya, paket ini tidak berlaku untuk seluruh lini Eeco dan menyasar tipe yang lebih spesifik.

Namun, beberapa fitur penting tetap hadir untuk kebutuhan harian. Daftarnya meliputi AC, ABS, EBD, child lock, sensor parkir, dan immobilizer.

Mesin masih mengandalkan opsi bensin dan CNG

Di balik kap mesin, Eeco Star Edition tetap memakai mesin 1.2 liter empat silinder K12N naturally aspirated. Transmisi yang digunakan adalah manual 5 percepatan, dengan pilihan bensin dan CNG.

Pada versi bensin, mesin tersebut menghasilkan tenaga 60,5 kW atau setara 81 hp dan torsi 105,5 Nm. Sementara itu, versi CNG mencatat output 52,7 kW atau 71 hp dengan torsi 95 Nm.

Efisiensi menjadi daya tarik utama yang ikut dijaga. Varian bensin diklaim mampu mencapai 19,1 km per liter, sedangkan versi CNG disebut sanggup menempuh 26,78 km per kg.

Harga tetap dijaga di level terjangkau

Suzuki membanderol Eeco Star Edition mulai 573 ribu rupee atau Rp105 jutaan. Posisi harga itu sedikit lebih tinggi dibanding model standar yang disebut berada di kisaran Rp102 jutaan.

Selisih tersebut masih membuat Eeco tetap konsisten sebagai kendaraan praktis. Dengan harga yang kompetitif, konsumsi bahan bakar yang efisien, dan tambahan aksesori kosmetik, model ini masih diarahkan untuk pembeli yang menekankan fungsi harian serta nilai guna.

Source: voi.id
Exit mobile version