Penutupan Jembatan Gondang Sampai 2026, Jalur Bandung-Durenan Jadi Kunci Arus Tulungagung-Trenggalek

Pengguna jalan di lintasan Tulungagung-Trenggalek kini perlu membaca ulang rute sejak awal perjalanan. Penutupan Jembatan Gondang membuat arus kendaraan harus dibagi ke jalur yang berbeda, terutama antara kendaraan berat dan kendaraan kecil.

Kebijakan ini berlaku sejak Jumat (29/5) pukul 16.00 WIB, saat ruas di kawasan jembatan resmi ditutup untuk mendukung perbaikan konstruksi. Pekerjaan tersebut diperkirakan berlangsung sampai Desember 2026, sehingga pengaturan lalu lintas di sekitar titik itu akan berjalan cukup lama.

Rute kendaraan berat dialihkan lewat koridor tertentu

Untuk kendaraan bertonase besar, Polres Tulungagung menyiapkan jalur pengalihan yang sudah ditetapkan. Dari arah Trenggalek, kendaraan berat diarahkan melalui simpang empat Durenan, lalu masuk ke Kecamatan Bandung, diteruskan ke Kecamatan Campurdarat, dan keluar di simpang empat Tamanan, Tulungagung.

Skema yang sama juga dipakai untuk kendaraan besar dari arah Tulungagung, Kediri, dan Blitar yang hendak menuju Kabupaten Trenggalek. Pengalihan ini dibuat agar kendaraan berat tidak melintas di area pekerjaan Jembatan Gondang selama masa penutupan berlangsung.

Roda dua dan mobil pribadi memakai jalur lain

Berbeda dari kendaraan berat, roda dua dan mobil pribadi diarahkan melalui jalur alternatif di sekitar Kecamatan Gondang. Rutenya melewati simpang tiga Gondang menuju simpang tiga Polsek Kalangbret, lalu diteruskan ke ruas penghubung lain yang tersedia di kawasan tersebut.

Pemisahan jalur ini disiapkan agar arus kendaraan tetap terurai sesuai jenisnya. Dengan begitu, potensi penumpukan di titik pengalihan bisa ditekan selama jembatan ditutup.

Titik yang perlu diantisipasi pengendara

Polisi juga menyoroti kemungkinan padat di koridor Bandung-Durenan karena aliran kendaraan berat akan terkonsentrasi di jalur tersebut. Pengguna jalan diminta menyesuaikan rute sejak awal agar tidak terjebak antrean di titik yang sama.

Selain itu, pengendara diminta bersiap menghadapi waktu tempuh yang lebih panjang saat melintas di kawasan sekitar Jembatan Gondang. Rekayasa lalu lintas dan penempatan personel pengamanan di titik rawan padat disiapkan untuk menjaga arus tetap bergerak selama masa perbaikan konstruksi.

Source: jatim.jpnn.com
Exit mobile version