Pemantauan arus lalu lintas di sekitar gelaran Kemala Run 2026 di Bali tidak hanya mengandalkan petugas di darat. Korlantas Polri juga menurunkan ETLE Drone Patrol Presisi untuk memantau situasi dari udara agar pergerakan kendaraan dan peserta bisa diawasi secara lebih cepat dan menyeluruh.
Langkah ini dipakai di Bali United Training Center, Gianyar, Bali, saat ribuan peserta mengikuti lomba lari tersebut. Dengan sudut pandang dari udara, petugas memperoleh gambaran kondisi lapangan secara langsung dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas ketika situasi berubah.
Pengawasan dari udara untuk acara berskala besar
Dalam kegiatan yang melibatkan massa besar, kepadatan kerap muncul di titik-titik tertentu. Karena itu, pengawasan dari udara menjadi penting agar potensi gangguan bisa dipetakan lebih awal dan tidak membuat arus lalu lintas di sekitar venue tersendat.
ETLE Drone Patrol Presisi memberi petugas pandangan yang lebih luas terhadap rute lomba, pergerakan peserta, dan kondisi jalan di sekitarnya. Cara kerja ini juga membuat kepolisian tidak sepenuhnya bergantung pada laporan dari lapangan, karena informasi visual dapat diterima secara langsung.
Drone tersebut turut berperan sebagai pengawal udara selama perlombaan berlangsung. Kehadiran perangkat ini membantu menjaga agar kegiatan masyarakat tetap aman dan tertib, tanpa mengganggu mobilitas warga di sekitar lokasi.
Data real-time memudahkan penyesuaian petugas
Siaran langsung dari drone menjadi salah satu sumber informasi penting bagi petugas lapangan. Data real-time itu membantu pengaturan lalu lintas dilakukan lebih efisien sesuai kondisi yang terjadi di jalan.
Informasi visual yang diterima dari udara juga memperkuat koordinasi di sekitar area kegiatan. Dengan begitu, respon petugas dapat dilakukan lebih cepat ketika muncul perubahan arus kendaraan atau kebutuhan pengamanan tambahan.
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa transformasi digital tetap dijalankan dengan pendekatan modern dan humanis.
“Pemanfaatan ETLE Drone Patrol Presisi merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kegiatan masyarakat dengan pendekatan modern dan humanis,” ujar Agus. Ia juga menyampaikan bahwa transformasi digital diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan rasa aman bagi peserta.
Bukan hanya memantau kendaraan
Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri Brigjen Faizal menjelaskan bahwa fungsi drone tidak terbatas pada pengawasan arus kendaraan. Menurut dia, perangkat itu juga membantu dokumentasi dan analisis situasi di lapangan.
Faizal menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat agar petugas bisa mengambil keputusan dengan sigap bila ada potensi gangguan. Karena itu, drone menjadi salah satu sumber informasi operasional yang mendukung kerja personel di lapangan.
Sinergi antara operator drone dan petugas darat membuat pengamanan berlangsung lebih adaptif. Pola ini memberi ruang bagi kepolisian untuk menjaga ketertiban acara tanpa mengurangi kelancaran aktivitas masyarakat di sekitar venue.
Pelaksanaan berjalan aman dan tertib
Kemala Run 2026 di Gianyar dilaporkan berlangsung aman dan lancar. Arus lalu lintas di kawasan sekitar juga terpantau terkendali meski ribuan peserta dari berbagai wilayah ikut ambil bagian.
Pengawasan udara membantu memastikan event olahraga tersebut tetap tertib dan tidak mengganggu mobilitas warga sekitar. Di Bali, kolaborasi ETLE Drone Patrol Presisi dengan petugas lapangan menunjukkan pola pengamanan yang semakin responsif untuk kegiatan publik.





