Pemprov DKI Jakarta memutuskan menata ulang pelaksanaan Car Free Day di Jalan HR Rasuna Said sebelum kembali dibuka pada Juni. Langkah ini diambil agar kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di koridor baru itu berjalan lebih aman, nyaman, dan tertib saat digelar lagi.
Untuk sementara, warga tidak akan menemukan CFD di Jalan HR Rasuna Said pada Minggu, 17 Mei 2026. Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan penghentian sementara diperlukan karena masih ada sejumlah catatan lapangan yang harus dibenahi lebih dulu.
Sejumlah persoalan masih ditemukan
Pelaksanaan CFD pada 10 Mei lalu masih menyisakan beberapa masalah di lapangan. Dishub DKI mencatat belum tersedia titik putar di sisi timur dan barat koridor, sementara pembatas jalur Transjakarta juga belum terpasang.
Persoalan lain datang dari parkir liar yang masih muncul di beberapa titik. Penataan pedagang UMKM juga belum rapi karena aktivitas mereka meluas hingga badan jalan.
Koridor ini tetap dinilai bermanfaat
Meski dievaluasi, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menilai HBKB di Jalan HR Rasuna Said tetap memberi manfaat nyata. Kawasan itu menambah ruang olahraga sekaligus ruang publik di tengah kota.
Syafrin juga menyebut kualitas udara di sekitar lokasi saat HBKB berlangsung tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja. Dari sisi penyebaran pengunjung, hadirnya koridor baru ini ikut membantu mengurangi penumpukan massa di Sudirman-Thamrin.
Data Dishub DKI menunjukkan jumlah pengunjung HBKB tingkat provinsi di koridor Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin turun dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026. Penurunannya mencapai sekitar 52,97 persen.
Pekerjaan lapangan masih jadi perhatian
Evaluasi juga menemukan kondisi lalu lintas di sekitar kawasan belum sepenuhnya ideal. Sejumlah proyek pekerjaan jalan pada rute alternatif masih memicu kemacetan di sekitar lokasi.
Dishub DKI turut mencatat perbedaan level ketinggian jalan setelah pembongkaran tiang monorel. Kondisi itu diperburuk oleh penumpukan aktivitas masyarakat di kawasan Plaza Festival, yang membuat pelari dan pesepeda terpaksa memakai lajur bus Transjakarta.
Menuju pembukaan kembali pada Juni
Seluruh temuan itu akan ditindaklanjuti bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah. Pemprov DKI juga sedang menyiapkan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan HBKB di Jalan HR Rasuna Said.
Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan sebelum CFD kembali digelar. Pemprov DKI menargetkan koridor Rasuna Said menjadi ruang publik yang lebih tertib saat dibuka lagi pada Juni 2026.
HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan berlangsung setiap Minggu pada pukul 05.30-09.00 WIB. Pemerintah provinsi berharap koridor baru ini memperluas akses warga untuk berolahraga dan berinteraksi di tengah kota.
Source: www.medcom.id