Kabar soal pembaruan Samsung untuk lini Galaxy S25 mulai menarik perhatian karena bukan sekadar perbaikan sistem biasa. Dua fitur Galaxy AI yang lebih dulu hadir di Galaxy S26 disebut berpeluang turun ke Galaxy S25 lewat pembaruan perangkat lunak bulan Juni.
Jika rencana ini benar berjalan, pengguna Galaxy S25 tidak perlu menunggu generasi berikutnya untuk merasakan tambahan fungsi AI tersebut. Kehadirannya juga bisa menjawab kekecewaan sebagian pengguna yang sebelumnya berharap fitur baru di One UI 8.5 langsung tersedia di perangkat mereka.
Fitur pertama yang disorot adalah Summarize Notifications. Fungsinya merangkum notifikasi panjang agar tampil lebih singkat dan mudah dipahami.
Fitur kedua adalah Priority Notifications. Sistem ini menempatkan pemberitahuan yang dianggap paling penting di posisi teratas supaya pengguna tidak melewatkan informasi krusial.
Kedua fitur tersebut merupakan bagian dari Galaxy AI yang lebih dulu diperkenalkan bersama seri Galaxy S26. Karena itu, kehadirannya di Galaxy S25 akan menjadi tambahan yang cukup berarti bagi lini flagship Samsung yang usianya lebih lama.
PhoneArena pada 28 Mei 2026 menyebut pembaruan itu berpeluang membawa dua fitur AI tersebut ke Galaxy S25. Informasi ini berawal dari pembocor Tarun Vats, yang mengungkap bahwa distribusi fitur tersebut disiapkan lewat update bulan Juni.
Daftar perangkat yang disebut ikut menerima pembaruan itu mencakup Galaxy S25, Galaxy S25 Plus, Galaxy S25 Ultra, dan Galaxy S25 FE. Meski begitu, Samsung belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal maupun cakupan penyebaran fitur tersebut.
Tarun Vats sendiri menegaskan bahwa kabar ini masih sebatas rumor. Artinya, kepastiannya masih perlu menunggu konfirmasi langsung dari Samsung.
Meski statusnya belum pasti, kabar tersebut tetap memberi harapan bagi pengguna Galaxy S25. Banyak pemilik perangkat ini ingin ponsel mereka terus mendapat akses ke lebih banyak fitur Galaxy AI melalui pembaruan software, tanpa harus segera beralih ke model baru.
Di saat yang sama, masih ada sejumlah fitur lain yang belum hadir di Galaxy S25. Beberapa di antaranya adalah Now Nudge, dukungan kamera 24MP, dan fitur video softening.
Sementara itu, One UI 8.5 disebut tetap memberi dampak positif bagi banyak pengguna. Berdasarkan laporan di forum Reddit, sebagian besar pengguna merasa perangkat mereka bekerja lebih mulus setelah pembaruan dan ada klaim peningkatan daya tahan baterai.
Sejumlah bug kecil masih dilaporkan muncul, tetapi tidak disebut mengganggu pemakaian secara signifikan. Situasi ini menunjukkan bahwa pembaruan Samsung masih mendapat respons yang cukup baik, walau semua fitur yang diharapkan belum hadir sekaligus.
Di kalangan pengguna flagship, kejelasan soal distribusi fitur kini menjadi perhatian penting. Harapan agar Samsung lebih terbuka dalam menjelaskan pembaruan untuk model lama juga makin kuat, terutama karena pembaruan software sudah menjadi salah satu alasan utama pengguna bertahan di sebuah merek.
Samsung sebelumnya juga disebut lebih dulu meluncurkan fitur peningkatan akurasi sidik jari untuk Galaxy S25 FE dibandingkan model lain di seri tersebut. Pola itu memperlihatkan bahwa distribusi fitur di ekosistem Galaxy memang tidak selalu seragam antarperangkat.
Jika update Juni benar membawa dua fitur AI itu, Galaxy S25 akan mendapat tambahan yang sebelumnya identik dengan Galaxy S26. Sampai ada pengumuman resmi, pengguna masih perlu menunggu kepastian Samsung soal jadwal dan daftar perangkat yang benar-benar akan menerimanya.
Source: telset.id