Pintu menuju luar negeri belum tertutup bagi Dony Tri Pamungkas. Bek Persija Jakarta itu masih menyimpan peluang untuk melanjutkan karier di luar Indonesia, meski sampai sekarang belum ada tawaran resmi yang masuk ke tangannya.
Sikap terbuka itu muncul di tengah grafik performa Dony yang sedang naik. Pada musim 2025-2026, pemain berusia 21 tahun tersebut menjadi salah satu pemain penting Persija di Super League dan menguasai posisi bek sayap kiri.
Konsistensi menjadi alasan namanya terus diperhatikan. Ia sudah tampil dalam 26 pertandingan bersama Persija, dengan 24 laga di antaranya dimulai sebagai starter.
Perannya juga tidak berhenti di urusan bertahan. Dari sisi kiri, Dony tetap aktif membantu serangan dan ikut memberi kontribusi untuk permainan tim asuhan Mauricio Souza.
Catatan musim lalu ikut memperlihatkan kemampuan itu. Dony menutup musim dengan satu gol dan satu assist untuk Persija, sebuah angka yang menegaskan bahwa ia bukan hanya kuat saat menjaga area pertahanan.
Perkembangan di klub kemudian berpengaruh pada jalan karier internasionalnya. Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberi kesempatan kepada Dony untuk naik ke tim senior setelah sebelumnya ia lebih dulu berproses di level junior.
Debutnya di timnas senior terjadi pada ajang FIFA Series 2026 Jakarta ketika Indonesia menghadapi Saint Kitts dan Nevis pada Maret lalu. Sebelum itu, ia juga sempat membela Timnas Indonesia U22.
Salah satu penampilannya di kelompok usia muda tercatat saat Timnas Indonesia U22 menjalani laga persahabatan melawan Mali di Stadion Pakansari. Pengalaman di dua level berbeda itu membuat perkembangan Dony semakin cepat menarik perhatian.
Sorotan terhadap kariernya juga menguat karena ada harapan agar ia mengikuti jejak pemain Indonesia lain yang sempat berkarier di luar negeri. Nama Witan Sulaeman dan Egy Maulana Vikri ikut disebut sebagai contoh pemain yang lebih dulu mencoba peruntungan di luar Indonesia.
Di sisi lain, kabar pemantauan dari luar negeri sempat muncul. Klub Polandia, Legia Warsawa, disebut memantau Dony, tetapi belum ada penawaran resmi yang diterimanya.
Saat ditanya mengenai kemungkinan hijrah ke Eropa atau negara lain, Dony memilih jawaban yang hati-hati namun terbuka. Ia mengaku belum mengetahui ke mana arah masa depannya akan bergerak.
“Jujur, saya sendiri belum tahu,” kata Dony Tri kepada awak media termasuk KOMPAS.com usai laga kontra Semen Padang di Jakarta International Stadium, akhir pekan lalu.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa ia belum ingin menutup kesempatan apa pun. Pada saat yang sama, masa depannya tetap bergantung pada perkembangan performa di Persija dan Timnas Indonesia, termasuk apakah peluang dari luar negeri akan benar-benar datang.
Source: bola.kompas.com




