Bagi warga Jakarta yang menjalankan puasa Zulhijah pada Selasa 19 Mei 2026, waktu berbuka sudah memiliki patokan yang jelas. Azan Maghrib di wilayah ibu kota tercatat jatuh pada pukul 17.47 WIB, sehingga jam itu menjadi tanda untuk mengakhiri puasa hari ini.
Patokan ini penting karena puasa Zulhijah termasuk amalan sunah pada 10 hari pertama bulan Zulhijah. Di tengah rutinitas harian yang tetap padat, mengetahui jam Maghrib membantu umat Islam berbuka tepat waktu tanpa terburu-buru.
Melansir laman Bimas Islam Kemenag, jadwal Maghrib untuk Jakarta dan sekitarnya pada hari ini memang tercatat pukul 17.47 WIB. Informasi tersebut menjadi acuan utama bagi masyarakat yang berpuasa di Jakarta pada Selasa ini.
Waktu itu juga menandai hari kedua pelaksanaan puasa Zulhijah. Awal bulan Zulhijah disebut jatuh pada 18 Mei 2026, sehingga Selasa 19 Mei 2026 masuk dalam rangkaian awal ibadah sunah tersebut.
Setelah azan Maghrib berkumandang, umat Islam dianjurkan menunggu waktu itu sebagai penanda berbuka. Seusai itu, doa berbuka puasa dapat dibaca sebagai ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan.
Salah satu doa yang disunnahkan berasal dari riwayat Mu’adz bin Zuhrah, yaitu “Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu”. Artinya, “Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka.”
Ada juga doa dari riwayat Abdullah bin Umar, yakni “Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah.” Maknanya, “Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah.”
Dalam penjelasan Syekh Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi dalam Hasyiyah I’anah at-Thalibin juz 2 halaman 279, doa utama yang dianjurkan setelah berbuka adalah lafal dari riwayat Mu’adz bin Zuhrah. Sementara doa dari riwayat Abdullah bin Umar disebut sebagai tambahan bagi orang yang berbuka dengan air.
Karena itu, waktu Maghrib menjadi patokan yang praktis sekaligus penting bagi warga Jakarta yang sedang berpuasa Zulhijah. Dengan jadwal pukul 17.47 WIB, berbuka bisa dilakukan tepat waktu sambil tetap menjaga adab yang disunnahkan.
Source: www.medcom.id