Samsung mulai menggulirkan pembaruan keamanan Mei untuk Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 ke lebih banyak wilayah. Paket ini datang sebagai lapisan perlindungan tambahan bagi dua ponsel lipat andalan Samsung yang baru saja menerima One UI 8.5 versi stabil.
Fokus utama update ini bukan fitur baru, melainkan perbaikan keamanan. Patch Mei 2026 tersebut disebut menutup 36 celah keamanan yang sebelumnya ada di versi sistem operasi lama.
Distribusi awal sempat muncul di Korea Selatan sebelum meluas ke pasar lain. Eropa menjadi salah satu kawasan pertama yang ikut kebagian, sehingga tanda-tanda penyebaran global mulai terlihat.
Untuk Galaxy Z Fold 7 di Eropa, firmware yang dibawa tercatat sebagai F966BXXS9ZE2. Ukuran berkasnya mencapai 516,78MB, yang menunjukkan paket ini lebih diarahkan ke keamanan dan stabilitas daripada penambahan fitur besar.
Samsung menerapkan pola distribusi bertahap seperti biasa. Karena itu, ketersediaan update bisa berbeda tergantung negara, operator, dan batch unit yang beredar.
Belum ada daftar lengkap wilayah yang sudah menerima pembaruan ini. Namun, masuknya Eropa ke gelombang awal menandakan perluasan distribusi terus berjalan dan wilayah lain berpeluang menyusul pada tahap berikutnya.
Langkah ini juga menegaskan ritme pembaruan Samsung yang cukup cepat setelah One UI 8.5 stabil dirilis ke lini foldable tersebut. Setelah antarmuka terbaru masuk, perusahaan langsung menyusulkan patch keamanan bulanan untuk menjaga perlindungan perangkat tetap terbarui.
Bagi pengguna Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7, pembaruan semacam ini tetap penting walau tidak membawa perubahan visual yang mencolok. Pada perangkat kelas atas seperti seri foldable, keamanan sistem sering menjadi perhatian utama karena perangkat dipakai untuk banyak aktivitas harian.
Di sisi lain, Samsung juga sudah memperkenalkan One UI 9.0. Versi beta antarmuka itu telah hadir untuk seri Galaxy S26, yang menandai awal pengujian software generasi berikutnya.
Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 termasuk perangkat yang memenuhi syarat untuk menerima One UI 9.0. Namun, belum ada informasi mengenai kapan versi beta maupun versi stabilnya akan hadir untuk dua ponsel lipat tersebut.
Bagi pengguna yang belum melihat notifikasi pembaruan, kondisi itu belum tentu berarti tertinggal. Dalam distribusi bertahap seperti ini, firmware baru memang kerap muncul lebih dulu di wilayah atau unit tertentu.
Pemeriksaan manual bisa dilakukan lewat menu Settings > Software update > Download and install. Jalur OTA tetap menjadi pilihan yang paling disarankan karena lebih praktis dan aman bagi sebagian besar pengguna.
Source: www.sammobile.com




