Pasar PHEV Indonesia Bergeser ke China, Jepang Baru Tembus Di Luar Lima Besar

Pasar mobil plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV di Indonesia pada April 2026 memperlihatkan pergeseran yang cukup tegas. Lima posisi teratas langsung dikuasai merek China, sementara wakil Jepang baru muncul setelahnya dengan selisih penjualan yang cukup jauh.

Data GAIKINDO menunjukkan Chery Tiggo 8 CSH berada di urutan pertama dengan 229 unit. Di belakangnya, Wuling Eksion membukukan 183 unit dan ikut menjaga dominasi merek China di papan atas.

Komposisi lima besar dikuasai China

Urutan tiga sampai lima juga masih milik pabrikan China. Chery Tiggo 9 CSH mencatat 52 unit, Geely Starray EM-i meraih 35 unit, dan Jaecoo J8 SHS menutup lima besar dengan 31 unit.

Susunan itu memperlihatkan bahwa persaingan PHEV di Indonesia tidak lagi bertumpu pada satu nama saja. Chery, Wuling, Geely, dan Jaecoo sama-sama masuk daftar teratas dan membentuk dominasi yang sangat kuat di awal pasar.

Wakil Jepang baru muncul di bawah lima besar

Mazda CX-80 menjadi model Jepang dengan penjualan tertinggi dalam daftar ini, tetapi volumenya hanya 14 unit. Setelah itu, Wuling Darion berada di posisi berikutnya dengan 10 unit, lalu Lexus RX450h+ mencatat 9 unit.

Jaecoo J7 SHS melengkapi daftar dengan 6 unit. Jarak angka antara empat merek China di papan atas dan dua wakil Jepang terlihat lebar, terutama di segmen yang makin ramai diburu konsumen urban dan keluarga.

Model yang paling menonjol dari China

Chery Tiggo 8 CSH tampil paling kuat di antara semua model yang tercatat. SUV ini memakai teknologi Chery Super Hybrid atau CSH yang diklaim efisien untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.

Selain teknologi itu, daya tarik Tiggo 8 CSH juga datang dari desain premium dan kabin yang luas. Karakter tersebut membuatnya relevan untuk konsumen keluarga yang mencari SUV elektrifikasi dengan fungsi harian tetap kuat.

Wuling Eksion juga menunjukkan daya tarik besar lewat capaian 183 unit. Model ini menawarkan teknologi hybrid plug-in modern, tampilan futuristis, fitur digital, dan efisiensi bahan bakar sebagai nilai jual utama.

Peta persaingan yang makin rapat

Di kelompok berikutnya, Chery Tiggo 9 CSH hadir sebagai SUV premium yang lebih besar dari Tiggo 8 CSH. Model ini membawa fitur lebih mewah, tenaga besar, dan efisiensi konsumsi BBM.

Geely Starray EM-i ikut memperketat persaingan dengan angka 35 unit. Mobil ini membawa desain modern bergaya SUV Eropa dan teknologi elektrifikasi terbaru dari Geely.

Jaecoo J8 SHS dan Jaecoo J7 SHS juga memperlihatkan pendekatan serupa. Keduanya masuk pasar dengan posisi SUV premium dan Smart Hybrid System yang menonjolkan efisiensi sekaligus tampilan modern.

Jepang masih ada, tetapi belum agresif di volume

Mazda CX-80 dan Lexus RX450h+ tetap menjaga kehadiran Jepang di daftar PHEV terlaris. Mazda CX-80 mengandalkan kenyamanan khas Mazda dan pengalaman berkendara yang halus, sedangkan Lexus RX450h+ bermain di wilayah premium dengan sistem plug-in hybrid canggih.

Namun, angka penjualannya belum mendekati deretan teratas yang diisi merek China. Situasi ini menunjukkan pasar PHEV Indonesia pada April 2026 masih lebih responsif terhadap produk yang datang dengan kombinasi teknologi, desain, dan strategi harga yang dinilai kompetitif.

Wuling Darion turut menambah warna persaingan dengan 10 unit penjualan. Meski belum setinggi Eksion, model ini tetap mendapat perhatian berkat teknologi hybrid dan fitur modern yang dibawanya.

Source: www.suara.com

Baca Juga

Back to top button